30.5 C
Jakarta

Tangkal Paham Terorisme, Polres Lamongan Gelar Operasi Bina Waspada Semeru 2022

Artikel Trending

AkhbarDaerahTangkal Paham Terorisme, Polres Lamongan Gelar Operasi Bina Waspada Semeru 2022
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Lamongan – Saat ini Polda Jatim menggelar Operasi Bina Waspada Semeru 2022, yang sasarannya pencegahan paham intoleran dan radikalisme yang menjurus ke terorisme termasuk paham anti Pancasila, yang dilaksanakan selama 15 hari. Dengan sasaran pada lembaga pendidikan dan kelompok masyarakat, demikian yang disampaikan Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha diwakili Kasat Binmas Polres Lamongan AKP. Turkhan kepada Sekilasmedia.com di ruang kerjanya pada Selasa (7/11/2022).

Operasi Bina Waspada Semeru 2022 yang dilaksanakan di Kota Soto ini, Polres Lamongan melalui Satuan Bina Masyarakat ( Sat Binmas) Polres Lamongan tiap hari blusukan memberikan penyuluhan dan himbauan tentang bahaya paham-paham tersebut kepada para pelajar dan guru baik di Pondok Pesantren (ponpes), sekolah-sekolah lainnya seperti SMP dan SMA, serta Kelompok Masyarakat.

Disamping itu, Kasat Binmas Polres Lamongan AKP Turkhan menambahkan bahwa kegiatan ini juga melibatkan stakeholder terkait seperti Kesbangpol Lamongan. Kemarin, kita melaksanakan di beberapa lokasi di wilayah pantura seperti Solokuro, Paciran, Brondong, Laren, Babat dan lainnya.

”Ada 12 kecamatan yang kita jadikan sasaran atau prioritas, karena beberapa tempat tersebut. Menurut kami, ada indikasi-indikasi penyebaran paham intoleran yang cukup masif di sana. Biar tidak berkembang menjadi paham radikal,” ungkap AKP Turkhan.

Menurut hematnya, bahwa munculnya paham radikal berawal dari paham intoleran. Mudah membid’ahkan seseorang bahkan mengharamkan sesuatu pemahaman. Kalau dibiarkan itu akan sangat berbahaya.

BACA JUGA  Densus 88 Ajak Eks Napi Terorisme Beri Edukasi Bahaya Radikalisme di Sekolah

Agar tidak terseret paham tersebut, AKP Turkham mengingatkan agar warga masyarakat tidak mudah menerima pemahaman yang sebenarnya belum tentu benar.

” Dan bagi anggota masyarakat yang mengetahui ajaran seperti itu agar berkoordinasi dengan pihak terkait. Terutama di tiap kecamatan terdapat KUA dibawah naugan Kementrian Agama, yang memiliki bidang penyuluh agama, yang tugasnya memberikan sosialisasi tentang agama kepada masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan ini, Kasat Binmas Polres Lamongan AKP Turkhan mewakili Polres Lamongan terkait paham intoleran, mengajak semua lapisan masyarakat Lamongan, mari kita menangkal atau mencegah paham intoleran.

Karena paham Intoleran yang menjadi cikal bakal munculnya paham radikal, nanti kalau dibiarkan akan meningkat lagi menjadi paham terorisme. Dan perlu kita pahami dan kita cegah, agar Kabupaten Lamongan tetap kondusif. Image Kabupaten Lamongan sebagai daerah teroris, mari kita hilangkan bersama-sama, tegasnya.

” Kedepan, kami berharap bahwa hubungan sinergitas antara Polri dan masyarakat tetap terjalin baik. Mengingat situasi Lamongan saat ini, yang relatif kondusif. Ayo kita pertahankan bersama, dengan cara sebisa dan semampunya menjaga situasi lingkungan masing-masing dan menjaga lingkungan keluarganya masing-masing tetap aman dan kondusif,” pungkas AKP Turkhan.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru