25.9 C
Jakarta

CATEGORY

Inspiratif

Serial Pengakuan Mantan Teroris (XII): Arif Budi Setyawan, Famili Amrozi, Menjadi Korban Terorisme

Keluarga kecilku memberi nama aku Arif Budi Setyawan. Sekarang aku menginjak usia tiga puluh enam tahun. Usia yang relatif menua. Banyak cerita pengin aku...

Serial Pengakuan Mantan Teroris (XI): Kurnia Widodo Korban Paham NII

Sebut saja saya Kurnia Widodo. Saya Lahir di Medan tahun 1974. Masa kecil saya dilalui seperti anak-anak pada biasanya. SMA saya awalnya ditempuh di...

Serial Pengakuan Mantan Teroris (X): Sofyan Tsauri, Anggota Kepolisian Terpapar Terorisme

Paham radikal berwajah terorisme masih belum selesai menjadi perbincangan dari waktu ke waktu, padahal paham ini sudah muncul pada masa terutusnya Nabi Muhammad Saw.,...

Serial Pengakuan Mantan Teroris (IX): Eks-Napiter Paimen Dirangkul Pemerintah dalam Berbisnis

Masuknya paham teroris ke Indonesia telah mencuri perhatian banyak masyarakat, tak terkecuali semua pemerintah. Terorisme jelas mengganggu stabilitas negara ibu Pertiwi. Banyak hal yang...

Serial Pengakuan Mantan Teroris (VIII): Haris Khadirin Korban Ideologi Jamaah Islamiyah (JI)

Paham Islam radikal sampai detik ini masih tercium di manapun, tak terkecuali di Indonesia. Indonesia hendaknya lebih berhati-hati mengamputase paham ini supaya tidak menyebar...

Serial Pengakuan Mantan ISIS (VII): Iman Korban Propaganda ISIS

Pengaruh ISIS sangat kuat mencuci otak manusia. Tidak sedikit warga negara Indonesia (WNI) yang terbuai dengan propaganda ISIS. WNI rela meninggalkan tanah kelahirannya dan...

Serial Pengakuan Mantan Teroris (VI): Yusuf Korban Paham Terorisme

Saya, Yusuf, lahir di Jombang Jawa Timur. Saya tinggal di Jalan Jati Sari. Tahun 2009 saya baru selesai menjalani masa pidana. Saya kembali ke...

Serial Pengakuan Mantan ISIS (V): Didi Iskandar Santoso Korban Propaganda ISIS

Semua orang ingin menjadi muslim yang baik, tapi mereka sering salah mengartikan menjadi muslim yang baik seperti apa. Saya termasuk di dalamnya. Saya merasa...

Serial Pengakuan Mantan Teroris (IV): Sri Puji Mulyo Korban Terorisme

Saya, Sri Puji Mulyo Siswanto terlahir di Semarang. Saya hidup di tengah keluarga dari enam bersaudara. Saya termasuk yang paling bungsu. Keluarga saya pengagum...

Serial Pengakuan Mantan Teroris (III): Ngadimun Korban Doktrin NII dan ISIS

Semua orang pasti bercita-cita menjadi muslim yang baik. Yang jelas, muslim yang baik itu yang berakhlak, baik kepada sesama manusia maupun kepada selainnya. Dalam...

Artikel Terbaru

Islam Otentik Menolak Separatisme

Usaha membendung arus separatisme dan radikalisme  tidak bisa dilakukan hanya dengan menolak paham separatisme radikal atau menangkap pelaku teror. Melainkan memerlukan sebuah aksi pemerintah...

Palestina Gugat Bahrain Tentang Kebijakan Impor dari Permukiman Israel

Harakatuna.com. Tel Aviv - Kebijakan impor Bahrain dari Israel tidak akan dibedakan antara produk yang dibuat di Israel dan produk dari permukiman di wilayah pendudukan. Menteri Perdagangan, Industri...

Serial Pengakuan Mantan Teroris (XII): Arif Budi Setyawan, Famili Amrozi, Menjadi Korban Terorisme

Keluarga kecilku memberi nama aku Arif Budi Setyawan. Sekarang aku menginjak usia tiga puluh enam tahun. Usia yang relatif menua. Banyak cerita pengin aku...

Masyarakat Cinta Damai Kalbar Deklarasi Gerakan Anti Radikalisme

Harakatuna.com. Pontianak - Akademisi Universitas Tanjungpura Pontianak, Dr. Yulius Yohanes menyampaikan, Deklarasi tolak radikalisme dan Terorisme dari Masyarakat Kalbar Cinta Damai merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sebagai...