28.6 C
Jakarta

CATEGORY

Khazanah

Tangkal Secara Menyeluruh Radikalisme di Medsos

Harakatuna.com - Tertangkapnya teroris simpatisan ISIS di Sleman beberapa waktu lalu, membuktikan bahwa aksi untuk merusak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) masih selalu ada....

Kampanye Khilafah dan Fanatik Buta terhadap Kelompok

Harakatuna.com- Ramai di media sosial para mujaddid khilafah yang mengatakan bahwa, khilafah akan tegak di 2024 besok. Di tengah kekacauan politik yang carut marut,...

Melanjutkan Tradisi Toleransi dan Pluralitas Tokoh Islam-Tiongkok

Harakatuna.com - Historitas Imlek tidak terlepas dari perjuangan KH. Abdurrahman Wahid agar masyarakat Tionghoa dapat merayakan hari raya mereka secara terbuka. KH. Abdurrahman Wahid...

Mencegah Pembusukan Agama Melalui Dialog Antaragama

Harakatuna.com - Umat pemeluk agama apa pun berhak melaksanakan ibadah keagamaan dengan sakral, nyaman, dan aman. Tidak dipenuhi rasa takut akan teror. Hanya saja,...

Konten Kreator Perempuan dan Peluru Perdamaiannya di Media Digital

Harakatuna.com - Eksploitasi terhadap perempuan kini semakin menemukan ruang untuk berkuasa pada Bangsa Indonesia. Kita tentu tidak bisa menyalahkan  perempuan sebagai biang keladi dari...

Demokrasi dalam Himpitan Populisme Agama dan Politik Identitas

Judul buku: Populisme, Politik Identias, dan Dinamika Elektoral; Mengurai Jalan Panjang Demokrasi, Prosedural, Penulis: Burhanudin Muhtadi, Penerbit: Intrans Publishing, Tahun: 2019, Tebal: 303+xxiv, ISBN:...

Bagaimana Cara Perempuan Jihadis Bisa Kembali pada Jalan yang Benar?

Harakatuna.com- Bagaimana rasanya mendapatkan diskriminasi atas nama gender? Menjadi perempuan yang kadang dianggap sebagai orang yang tidak memiliki kemampuan apapun. Namun, saya meyakini bahwa,...

Quotes dalam Buku, Benarkah Bisa Menarik Minat Baca?

Harakatuna.com - Menumbuhkan motivasi untuk semangat membaca juga menjadi usaha yang penting, sebab segala sesuatu itu akan terlakasana apabila adanya kemauan yang dalam. Mendorong...

Rekonstruksi Pemikiran Kaum Milenial untuk Kemajuan Indonesia

Harakatuna.com - Kaum milenial hari ini yang berusia 18-30 tahun harus berpikir kembali bagaimana jadinya Indonesia 22 tahun ke depan dan kembali membangun kesadaran...

Indonesia Perlu Belajar dari Afghanistan, Jangan Sampai Negara Kita Hancur

Harakatuna.com- “Bagaimana kehidupan perempuan yang dalam sebuah keluarga tidak ada satupun sosok laki-laki? Masak mau nunggu laki-laki untuk bisa membeli makan di luar,” ucap...

Artikel Terbaru