25.1 C
Jakarta

Israel Akui Bunuh 5 Anak dalam Serangan Gaza Palestina

Artikel Trending

AkhbarInternasionalIsrael Akui Bunuh 5 Anak dalam Serangan Gaza Palestina
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Tel Aviv – Israel mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan lima anak Palestina dalam serangan udara di pemakaman Fallujah di kota Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 7 Agustus lalu. Awalnya, mereka mengklaim para korban tewas akibat rudal yang ditembakkan Jihad Islam.

“Pejabat pertahanan Israel telah mengkonfirmasi Israel bertanggung jawab atas kematian lima anak di bawah umur yang tewas pada hari terakhir permusuhan baru-baru ini dengan Jihad Islam bulan ini,” tulis surat kabar Haaretz, dikutip di Middle East Monitor, Rabu (17/8/2022).

Disampaikan sebuah penyelidikan militer atas insiden yang terjadi di Pemakaman Al-Faluja telah menyimpulkan bahwa anak-anak di bawah umur itu tewas oleh serangan udara Israel. Beberapa sumber dari sisi pertahanan telah mengkonfirmasi.

“Segera setelah kematian mereka, beberapa perwira senior mengatakan kelima orang itu kemungkinan besar tewas oleh roket Jihad Islam yang gagal ditembakkan,” lanjut laporan tersebut.

Di sisi lain, surat kabar itu juga mengindikasikan penyelidikan militer menyimpulkan insiden lain yang mengakibatkan pembunuhan delapan warga sipil Palestina, termasuk anak-anak, yang terjadi pada hari sebelumnya adalah akibat dari roket Jihad Islam yang gagal ditembakkan.

BACA JUGA  Ledakan Besar Terjadi di Masjid Kabul Saat Sholat Maghrib

Orang-orang Palestina telah mengklaim delapan orang itu dibunuh Israel. Tetapi, tentara Israel dengan cepat merilis bukti yang menunjukkan jika para korban benar-benar dibunuh oleh kelompok Jihad Islam.

“Kami tidak melakukan serangan di daerah itu, tidak di daerah perkotaan dan tidak pada waktu itu,” ujar Juru bicara militer Israel, Ran Kochav.

Lima korban serangan udara di pemakaman itu diidentifikasi sebagai Jamil Al-Din Nijm berusia 3 tahun, Jamil Ihab Nijm berusia 13 tahun, Mohammad Salah Nijm 16 tahun, Hamed Haidar Nijm 16 tahun, dan Nathmi Abu Karsh berusia 15.

Selama tiga hari, dari 5 hingga 7 Agustus, tentara Israel melancarkan serangan di Jalur Gaza. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, hal ini mengakibatkan kematian 49 orang, termasuk 17 anak-anak dan empat wanita, dan 360 lainnya luka-luka.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru