30.3 C
Jakarta

Ini Bahaya Radikalisme, Terorisme Dan Intoleransi Kepada Pelajar

Artikel Trending

AkhbarDaerahIni Bahaya Radikalisme, Terorisme Dan Intoleransi Kepada Pelajar
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Ponorogo – Petugas dari tim dari Polres Ponorogo memberikan sosialisasi bahaya radikalisme, terorisme dan intoleransi kepada pelajar SMAN 2 Ponorogo di lapangan upacara sekolahan setempat, Senin (10/10).

Tim dari Polres Ponorogo Kasubnit Sat Intelkam Polres Ponorogo Aipda Eko Satriyo Wicaksono menyampaikan, memasuki tahun ajaran baru, dunia pendidikan harus terus meningkatkan kewaspadaan terhadap paham dan gerakan kekerasan, dengan legitimasi yang didasarkan pada pemahaman agama yang salah.

“Paham dan gerakan tersebut adalah intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme. Penyebaran paham dan gerakan radikalisme dan intoleransi yang utamanya, menyasar kalangan anak-anak muda, termasuk dengan masuk ke wilayah pendidikan, “kata Aipda Eko Satrio.

Aipda Eko Satrio menambahkan, proses infiltrasi paham dan gerakan radikal dan ekstremisme masuk dengan berbagai cara, salah satunya kegiatan kegiatan kegiatan masyarakat. Pola penyebarannya pun tidak lagi dilakukan hanya melalui medium dakwah dan forum-forum halaqah, tetapi sudah merambah ke media sosial (cyber space) dan jalur-jalur pertemanan.

BACA JUGA  FKUB Sumenep, Jangan Memberi Ruang Bagi Kelompok Intoleran dan Radikalisme

“Untuk mengantasipasi masuknya paham tersebut, tim dari Polres Ponorogo mengajak untuk melawan segala bentuk ajaran dan gerakan kekerasan dengan kebersamaan kepada para pelajar SMAN 2 Ponorogo. Dengan meningkatkan kesiapsiagaan, masifikasi program kontra-ideologi, deradikalisasi, netralisasi media, serta netralisasi situasi, “imbuhnya.

Lebih lanjut Aipda Eko Satrio meminta pihak sekolah pun harus lebih aktif dalam hal pengawasan kepada anak didiknya. Ini bisa dilakukan dengan membuka lebih banyak ruang perjumpaan di dalam kelas; tak boleh ada organisasi sekolah yang bersifat eksklusif dan sekolah juga harus tegas soal regulasi anti-radikalisme di internal masing-masing.

“Hanya dengan komitmen dan kebersamaan, kita dapat bersama-sama mengalahkan paham dan gerakan kekerasan, “pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubnit Sat Intelkam Polres Ponorogo Aipda Eko Satriyo Wicaksono beserta anggota, Kepsek SMAN 2 Ponorogo, Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Ponorogo, Seluruh Guru/ Staf Pengajar dan diikuti sekitar 1.063 orang siswa/i SMAN 2 Ponorogo.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru