27.1 C
Jakarta

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha dan Hukumnya

Artikel Trending

Idul Adha adalah salah satu dari dua hari raya dalam Islam. Sedangkan hari raya yang satunya adalah Idul Fitri. Dan sudah menjadi kebiasaan masyarakat diseluruh dunia ketika datang hari raya untuk mengucapkan selamat hari raya.

Lalu bagaimana hukum mengucapkan selamat hari raya Idul Adha dalam Islam dan bagaimana cara mengucapkan selamatnya?.

Dalam buku karanganya yang berjudul Risalatus Siyam, KH Abdul Hamid Alkendali seraya menutip pendapat Syeikh Syarqowi mengatakan bahwasanya hukum mengucapkan selamat hari raya dalam Islam adalah sunah. Syeikh Amin Alkurdi dalam kitabnya yang berjudul Tanwirul Qulub juga menyatakan bahwa mengucapkan selamat hari raya juga  sunah hukumnya.

Sedangkan waktu yang tepat untuk mengucpkan selamat hari raya Idul Adha menurut Syeikh Syawqowi adalah mulai subuhnya hari arafah. Syeikh Syarqowi berkata “mengucapkan tahniah atau selamat hari raya adalah sunah. Sedangkan waktunya adalah apabila idul fitri setelah terbenamnya matahari tanggal terakhir ramadhan. Dan Idul Adha dimulai subuhnya hari arafah.

Cara yang terbaik untuk mengucapkan selamat adalah disertai dengan salaman secara langsung. Namun demikian dalam bersalaman jangan sampai kepada lawan jenis. Karena bersalaman kepada lawan jenis hukumnya haram.

BACA JUGA  Tidak Dikatakan Beriman, Orang Yang Suka Mencaci Maki

Di era milenial sekarang banyak sekali masyarakat yang saling mengucapkan selamat hari raya dengan menggunakan sosmed, baik WA, FB atapun IG. Lantas bagaimana kata-kata yang baik untuk memberi selamat hari raya Idul Adha?

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha

Imam Ibnu Hajar sebagaimana yang dikutib oleh Syeikh Amin Alkurdi menyatakan bahwa tahniah atau memberi selamat hari raya adalah sunah. Imam Bukhori juga membuatkan satu bab dalam kitabnya mengenai hal ini yaitu bab ucapan manusia ketika hari raya. Yaitu dengan ucapan

BACA JUGA  Tidak Dikatakan Beriman, Orang Yang Suka Mencaci Maki

تقبل الله منا ومنكم

[Taqoballahu minna waminkum]

Artinya: semoga Allah menerima amal ibadah kita dan kalian semua.

Ibnu hajar juga berpendapat boleh mengucapkan tahniah atau selamat hari raya dengan ucapan yang umum, seperti ucapan ketika mendapatkan nikmat atau terhindar dari mara bahaya.

Dengan demikian boleh mengucapkan selamat hari raya dengan ucapan yang umum seperti “selamat idul adha, semoga bertambah kebaikan bagimu” atau ucapan yang lain-lain yang berisi doa.

Khalwani Ahmad
Khalwani Ahmad
Pemerhati Sejarah Peradaban Islam Nusantara

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru