28.2 C
Jakarta

Cegah Siksaan Allah dengan Melakukan Enam Hal Berikut ini

Artikel Trending

Asas-asas IslamAkhlakCegah Siksaan Allah dengan Melakukan Enam Hal Berikut ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com – Sebagai orang yang beriman sudah selayaknya untuk melakukan hal-hal yang membuat Allah ridha dan menjauhi perbuatan yang mendatangkan siksaan. Orang beriman tentu tidak mentolerir perbuatan sekecil apa pun yang mendatangkan murka Allah. Dan untuk mencegah siksaan Allah baik di dunia maupun di akhirat alangkah lebih baiknya untuk melakukan 6 hal berikut ini.

Nabi Muhammad dalam sabdanya menjelaskan setidaknya ada 6 hal yang apabila dilakukan akan menjauhkan siksaan Allah untuk selama-lamanya.

كَلَّا، أبْشِرْ، فَوَاللَّهِ لا يُخْزِيكَ اللَّهُ أبَدًا؛ إنَّكَ لَتَصِلُ الرَّحِمَ، وتَصْدُقُ الحَدِيثَ، وتَحْمِلُ الكَلَّ، وتَقْرِي الضَّيْفَ، وتُعِينُ علَى نَوَائِبِ الحَقِّ

Artinya: “Tidak. Bergembiralah engkau. Demi Allah, Allah tidak akan mencelakakanmu selama-lamanya. Sesungguhnya engkau benar-benar seorang yang senantiasa menyambung silaturahmi, seorang yang jujur kata-katanya, menolong yang lemah, memberi kepada orang yang tak punya, engkau juga memuliakan tamu, dan membela kebenaran.” (HR. Bukhari No. 6.982)

Dari hadis ini menjadi jelas 6 hal yang bisa mencegah siksaan Allah untuk selama-lamanya adalah sebagai berikut:

Pertama, menyambung silaturahmi. Silaturahmi ini merupakan aktivitas ibadah yang pahalanya luar biasa, bahkan dalam Al-Quran disebutkan bahwa kata silaturahmi ini sering sekali diikutkan setelah kata takwa. Itu artinya belum sempurna takwa dan iman seseorang apabila tidak menyambung silaturahmi.

وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

BACA JUGA  Empat Cara Rasulullah Menyikapi Kegagalan

“Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. An-Nisa’: 1)

Allah memerintahkan kita untuk menyambung tali silaturahmi setelah memerintahkan kita untuk bertakwa. Hal ini untuk menunjukkan kepada kita bahwa menyambung silaturahmi merupakan buah dan hasil serta keberkahan takwa kita kepada Allah Ta’ala, menunjukkan juga jujurnya keimanan kita kepada Allah.

Kedua, selalu berkata jujur. Sekarang ini jujur adalah hal yang amat langka, padahal kejujuran adalah awal dari kesuksesan. Jujur juga termasuk salah satu sifat Nabi.

Ketiga, menolong yang lemah. 

Keempat, memberi kepada orang yang tak punya.

Poin kedua dan ketiga ini amat jelas diperintahkan oleh Allah dalam surat Al-Ma’un, ayat 1-7. Dalam surat tersebut dengan jelas dikatakan bahwa termasuk orang-orang yang mendustakan agama Allah adalah orang-orang yang menolak memberikan makanan dan memberikan bantuan. Oleh karenanya orang yang melakukan 2 perbuatan ini akan dijauhkan dari siksa Allah. 

Kelima, memuliakan tamu.

Keenam, membela kebenaran. Sekarang ini membela kebenaran juga merupakan hal yang susah. Namun pastikan bahwa walaupun secara perilaku, karena situasi dan kondisi susah membela kebenaran, namun hati kita harus selalu membela kebenaran.

Demikianlah 6 hal yang bisa mencegah siksaan Allah. Wallahu A’lam Bishowab.

Ahmad Khalwani, M.Hum
Ahmad Khalwani, M.Hum
Penikmat Kajian Keislaman

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru