31.7 C
Jakarta

Putra Raja Salman Kucurkan Rp147 Triliun untuk Perangi Perubahan Iklim

Artikel Trending

AkhbarInternasionalPutra Raja Salman Kucurkan Rp147 Triliun untuk Perangi Perubahan Iklim
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Riyadh-Putra Mahkota Raja Salman meluncurkan Inisiatif Hijau Timur Tengah (MGI) di Riyadh pada Senin (25/10/2021). Dia mengumumkan dua inisiatif dengan biaya USD10,4 miliar (Rp147 triliun) untuk memerangi perubahan iklim.

Dalam inisiatif itu, Arab Saudi akan berkontribusi sekitar 15% dari seluruh biaya.

Membuka konferensi tingkat tinggi (KTT) MGI, Putra Mahkota Raja Salman mengatakan pertemuan itu juga berencana menempatkan peta jalan regional untuk memerangi perubahan iklim.

“Kita berkumpul hari ini di KTT ini untuk menggabungkan kekuatan dan mengoordinasikan upaya kita melindungi lingkungan, menghadapi perubahan iklim, dan mengembangkan peta jalan menuju pengurangan emisi karbon di kawasan ini dengan lebih dari 10% kontribusi global, dan menanam 50 miliar pohon di kawasan ini, sebagai program penanaman pohon terbesar secara global, ini akan berkontribusi untuk mencapai 5% dari target global untuk penghijauan,” ungkap Putra Mahkota.

Putra Mahkota Raja Salman juga mengatakan bahwa Kerajaan akan membentuk dana investasi untuk solusi ekonomi karbon di wilayah tersebut, dan inisiatif global yang berkontribusi pada solusi bahan bakar bersih untuk memberi makan lebih dari 750 juta orang di seluruh dunia.

BACA JUGA  Polisi Turki Tangkap Seorang Tersangka Diduga Terkait Ledakan di Istanbul

Dia menambahkan, “Kerajaan akan membangun program regional untuk mengurangi emisi karbon dalam kerangka Inisiatif Timur Tengah Hijau, dan membuat platform kerja sama untuk menerapkan konsep ekonomi karbon sirkular.”

“Ada kesenjangan dalam sistem aksi iklim regional. Dan melalui koordinasi upaya regional dan berbagi pengalaman dan teknologi, kita dapat mempercepat pencapaian dalam inisiatif kita,” ujar dia.

“Untuk memungkinkan ini, Kerajaan mengumumkan akan membentuk Platform Koperasi untuk mengimplementasikan konsep Circular Carbon Economy (CCE), membangun pusat regional untuk perubahan iklim, mengembangkan pusat regional untuk Penangkapan, Pemanfaatan, dan Penyimpanan Karbon (CCUS), pusat regional untuk peringatan dini badai; pusat regional untuk pengembangan perikanan berkelanjutan; dan program penyemaian awan regional,” papar dia.

Dia menjelaskan, “Pusat dan program ini akan memainkan peran utama dalam membangun infrastruktur yang diperlukan untuk melindungi lingkungan, mengurangi emisi dan meningkatkan tingkat koordinasi regional.”

Para kepala negara dari seluruh dunia ambil bagian dalam KTT MGI, termasuk Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan Putra Mahkota Yordania Hussein bin Abdullah II.

John Kerry, Utusan Khusus pertama Amerika Serikat untuk Iklim, juga hadir dalam acara yang mendapat sorotan dunia tersebut.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru