28 C
Jakarta

Membasmi Jejaring Kader PKI, Mungkinkah?

Artikel Trending

Memberantas FPI, Memberantas Pembising Negeri

Sejumlah anggota TNI berseragam lengkap mendatangi Markas DPP Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/11) lalu. Mereka menurunkan baliho Habib...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Bullshit Para “Pembela” Islam

Sejak Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta, Rabu, 19 November 2014, para pembela Islam tidak bisa hidup tenang sampai hari ini. mereka semakin radikal. Radikalisme...

Budaya Akademik dan Etos Kerja Dalam Islam

Islam sebagai agama yang kaffah tentu mengatur secara komprehensif segala aktifitas manusia dari mulai bangun tidur samapai tidur kembali. Sebagai agama yang kaffah, Islam...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Apapun dan siapapun itu, jika ia dapat mengancam eksistensi manusia atau suatu negara, maka ia harus diwaspadai, bahkan tidak cukup sekedar diwaspadai. Lebih dari itu, juga harus dibasmi sampai ke akar-akarnya.

Ancaman eksistensi suatu bangsa tidak hanya terjadi pada aspek ekonomi saja—krisis ekonomi—namun juga bisa datang dan menyerang dari berbagai sisi. Dalam konteks Indonesia saat ini, ancaman yang paling nyata terjadi adalah pada ranah ideologi dan politik.

Jika objek serangan sudah dapat diketahui, lantas pertanyaan yang kemudian muncul adalah, siapa yang menjadi ancaman bagi bangsa dan negara Indonesia? Benar. Tidak lain dan tiada bukan ia adalah PKI (Partai Khilafah Indonesia).

Kebangkitan kelompok pro-Khilafah (PKI), dikatakan sebagai ancaman nyata bagi NKRI karena berdasarkan beberapa hal. Pertama, anti-Pancasila dan anti-NKRI. Narasi dan infiltrasi paham anti-Pancasila dan NKRI kepada semua masyarakat Indonesia menjadi agenda utama kelompok ini. Target mereka jelas, terwujudnya kepemimpinan tunggal. Mengingat betapa pluralnya komposisi Indonesia, kepemimpinan tunggal tentu akan melahirkan berbagai gejolak dan konflik kekerasan.

Kedua, menolak sistem politik Indonesia. Tentu masih hangat dibenak segenap masyarakat Indonesia peristiwa parade yang acaranya bertema menolak pemerintahan yang sah. Bagi mereka, Indonesia sejak sebelum dan sesudah merdeka adalah negara kafir, hukum (UUD 1945) adalah hukum jahiliyyah, dan Pancasila dan demokrasi adalah thaqut.

Ketiga,  mengusung khilafah sebagai satu-satunya solusi. Selain menyalahkan Pancasila dan menolak pemerintahan demokrasi, kelompok ini lantas menyuarakan bahwa khilafah adalah solusi atas semua ini. Khilafah dimaknai sebagai sistem negara dalam Islam yang wajib diterapkan. Ditambah lagi, kelompok ini sering memahami ajaran Islam secara parsial dan dangkal. Sebagai contoh, ayat-ayat jihad dimaknai secara tekstual sebagai berjuang menegakkan agama Allah dengan mengangkat senjata dan sejenisnya tanpa melihat konteks lapangan jihad yang lebar.

Dua poin terakhir di atas juga menjadi penyebab kelompok ini menghalalkan segala cara, termasuk memerangi pihak yang tidak sepaham dengan mereka. Walhasil, radikal menjadi “tujuan” utama. Disinilah perlunya mewaspadai ormas yang mengusung khilafah (PKI), seperti HTI. Oleh sebab itu, kita patut apresiasi upaya pemerintah yang telah menerbitkan Perppu Ormas anti-Pancasila.

Berharap pada pemerintah saja untuk menumpas PKI bukanlah sikap yang bijak. Meskipun secara resmi PKI dibubarkan, namun ideologinya masih gentayangan dan siap memangsa anak-anak bangsa. Atas dasar inilah, sinergi seluruh komponen masyarakat untuk membasmi PKI sampai ke akar-akarnya menjadi sesuatu yang mendesak. Salah satu caranya adalah, jangan berikan ruang gerak sedikitpun untuk kelompok ini. Bersamaan dengan itu, mari kita perkuat wawasan keislaman dan kebangsaan dengan baik dan kaffah. Dengan bekal pemahaman yang komprehensif tersebut, ideologi imporan sebagai yang di bawa HTI tidak akan “laku” di Indonesia. Sebab, hanya Muslim yang dangkal pemahamannya-lah yang menganggap dan meyakini bahwa khilafah sebagai sesuatu yang wajib ditegakkan karena termasuk dogma agama yang implementasi tidak bisa ditawar lagi. (NJ).

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Kuatkan Pilar Kebangsaan Untuk Pencegahan Paham Radikalisme

Harakatuna.com. Surakarta-Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) bekerja sama dengan website Harakatuna menggelar seminar Nasional di Aula Red Chilies Hotel, Lantai 5. Jalan Ahmad Yani, Surakarta,...

Peran Sunan Giri dalam Islamisasi Indonesia Timur

Judul: Jaringan Ulama dan Islamisasi Indonesia Timur, Penulis: Hilful Fudhul Sirajuddin Jaffar, Penerbit: IRCiSoD, Cetakan: Oktober 2020, Tebal: 132, Peresensi: Willy Vebriandy. Bagaimana islamisasi Nusantara...

Yordania Khawatirkan Kondisi Palestina yang Semakin Terancam

Harakatuna.com. Amman - Kerajaan Yordania khawatir hubungan Arab Saudi dengan Israel yang mulai "mesra" dapat mengancam hak pengelolaannya atas Masjid al-Aqsa, salah satu situs tersuci Islam di...

BNPT Bentuk Gugus Tugas Pemuka Agama Tangkal Paham Radikalisme Terorisme

Harakatuna.com. Jakarta – Organisasi masyarakat (Ormas) Islam dan ormas keagamaan merupakan elemen penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Pemuka Agama dari berbagai ormas keagamaan ini...

Tanda-Tanda Diterimanya Sebuah Taubat, Apa Saja?

Sudah kita ketahui bersama bahwa manusia tidak akan lepas dari dosa. Supaya dosa diampuni, tentunya seorang hamba harus bertaubat. Lantas bagaimana tanda-tanda taubat  diterima?...

Khilafah Islamiyah ala ISIS Hanya Omong Kosong

Harakatuna.com. Surakarta-Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah IAIN Surakarta menggelar Bedah Buku “300 Hari di Bumi Syam” di Gedung Fakultas Syariah, pada Jum’at (27/11)...

Menulis itu Melukis dengan Kata

Tulisan yang bagus adalah guratan yang mampu membangun emosi pembaca. Bahwa menulis tidak sekadar mengumpulkan kata, disusun menjadi kalimat; kalimat yang dihimpun menjadi paragraf....