33.6 C
Jakarta

Ini Lima Perkara yang Dapat Merusak Hati

Artikel Trending

Memberantas FPI, Memberantas Pembising Negeri

Sejumlah anggota TNI berseragam lengkap mendatangi Markas DPP Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/11) lalu. Mereka menurunkan baliho Habib...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Bullshit Para “Pembela” Islam

Sejak Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta, Rabu, 19 November 2014, para pembela Islam tidak bisa hidup tenang sampai hari ini. mereka semakin radikal. Radikalisme...

Daftar Daerah yang Tegas Menolak Kehadiran Rizieq Shihab dan FPI

Gelombang penolakan atas keberadaan organisasi Front Pembela Islam menjalar kemana-mana, utamanya pasca kedatangan Rizieq Shihab ke Indonesia dari pelariannya atas kasus hukum yang menimpa....

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Budaya Akademik dan Etos Kerja Dalam Islam

Islam sebagai agama yang kaffah tentu mengatur secara komprehensif segala aktifitas manusia dari mulai bangun tidur samapai tidur kembali. Sebagai agama yang kaffah, Islam...

Manusia diciptikan tidak dengan main-main dan sembarangan. Manusia juga tidak diciptakan hanya sekedar mengisi bumi agar terdapat kehidupan di dalamnya. Melainkan manusia diciptakan dengan sebaik-baiknya ciptaan. Manusia juga diciptakan dengan tujuan-tujuan mulia. Tujuan mulia yang dimaksud adalah bagaimana sekiranya manusia senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT selaku pencipta.

Organ yang paling mendasar dari manusia untuk mendekatkan diri adalah hati. Karena hati menurut Imam Abu Hamid al-Ghazali adahal raja bagi jasad (jasmani) setiap individu. Hati yang dimaksud bukanlah sepotong daging yang terletak di bagian kiri badan, melainkan sesuatu yang dapat mengendalikan seluruh tubuh manusia. Karena apabila hati sedang sehat dan berbahagia maka tubuh kita sehat dan bersemangat melakukan aktivitas apapun, begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, karena hati merupakan hal yang paling penting dalam diri manusia terutama untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka kita harus merawat hati sebaik-baiknya.

Agar hati tetap terjaga dengan baik, berikut ini lima perkara yang dapat merusak hati menurut Buya Hamka.
Pertama, salah memilih teman bergaul. Manusia di dunia memang tidak dapat hidup sendiri karena kematangan akal, sikap dan hidup manusia sebagian besar didapat dari pergaulan. Namun hal yang perlu diketahui bahwa kecenderungan hidup manusia ditentukan dengan siapa mereka bergaul. Oleh karena itu, manusia harus pandai-pandai memilih teman. Jadikanlah pergaulan hidup penuh kepositifan terlebih dalam mendekatkan diri kepada tuhan.

Kedua, hidup dalam angan-angan. Manusia yang hidupnya penuh angan-angan akan senantiasa abadi dalam khayalannya karena tidak adanya tindakan. Berbeda dengan mereka yang bercita-cita, mereka akan senantiasa berikhtiar dan berdoa untuk mencapai apa yang didambakan.

Ketiga, menggantungkan hati kepada nikmat yang diberikan, sehingga lupa kepada yang memberikan nikmat. Hal ini merupakan pangkal ketamaan manusia yang dapat mengakibatkan pengingkaran adanya pemberi nikmat sebagai pencipta segala sesuatu yang ada dan terjadi.

Keempat adalah banyak makan. Manusia yang banyak makan akan berakibat pada timbulnya sesuatu yang haram. Haram karena merampas hak-hak manusia lainnya dan haram karena berlebihan mengkonsumsi makanan. Apabila perut sudah kenyang, akan memberatkan manusia dalam beribadah terlebih dapat menimbulkan nafsu kelamin sehingga pikiran hanya berpusat pada nafsunya. Oleh karena itu, Nabi SAW. bersabda “yang kerap kali membawa celaka bagi anak adam ialah mengisi perutnya. Kalau anak adam mau selamat, bagi tigalah perutnya; sebagian untuk makan, sebagian untuk minum, dan sebagian lagi untuk memikirkan diri sendiri”.

Perkara kelima yang dapat merusak hati adalah banyak tidur. Perkara terakhir ini sangat erat kaitannya dengan perkara banyak makan. Biasanya manusia yang perutnya selalu kenyang akan berakibat pada badan lemah, kurang fokus dan mengantuk. Apabila sudah banyak tidur, menyebabkan hati tertidur dan kehilangat semangat beribadah karena beban perut sehingga hatinya akan semakin jauh dari Allah SWT. Wallahu A’lam Bissawab.

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

HRW Tuntut Arab Saudi Putuskan Status Muslim Uighur Ditahan

Harakatuna.com. New York – Human Rights Watch (HRW) telah meminta pihak berwenang Arab Saudi untuk “segera mengklarifikasi” status Muslim Uighur dari minoritas etnis Uighur...

Serial Pengakuan Mantan Teroris (XI): Kurnia Widodo Korban Paham NII

Sebut saja saya Kurnia Widodo. Saya Lahir di Medan tahun 1974. Masa kecil saya dilalui seperti anak-anak pada biasanya. SMA saya awalnya ditempuh di...

Densus 88 Ringkus Teroris Pembuat Bom Taufik Bulaga

Harakatuna.com. Bandar Lampung - Polri buka suara soal penangkapan teroris Taufik Bulaga oleh Densus 88 Antiteror di Kampung Sribawono, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah....

Beginilah Hukum Shalat Sambil Memakai Sandal

Di zaman nabi dahulu, pelaksanaan shalat sambil menggunakan sandal lumrah terjadi. Pasalnya, masjid kala itu tidak berlantai ubin seperti masjid-masjid di zaman sekarang. Sehingga...

Waspadai Ideologi Radikal yang Disusupkan di Konten Medsos

Harakatuna.com. Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, meminta masyarakat mewaspadai penyebarluasan ideologi radikal terorisme yang banyak...

Relasi Iman, Keadilan dan Demokrasi ala Cak Nur

Nurcholish Madjid, atau yang biasa dipanggil Cak Nur, dikenal luas sebagai salah satu cendekiawan Muslim terbesar di Indonesia. Pemikirannya merupakan suatu usaha untuk mencari...