Pemilu Ibarat Jihad Kecil


0
12 shares

Harakatuna.com. Yogyakarta-Koordinator Nasional Pendidikan Khusu Da’i Ahlussunnah Wal Jama’ah 1926 Nahdlatul Ulama (Densus 26 NU) Kiai Umaruddin Masdar mengajak masyarakat agar saling menahan diri untuk bersitegang.

“Beda pendapat, Itu juga wajar. Karena kehidupan dunia memang ditakdirkan penuh perbedaan. Ketika pemilu sudah selesai, saatnya kita menyambung kembali tali silaturrahim dan persaudaraan”, jelasnya saat mujahadah dan pengajian rutin di Masjid Kamaluddin Krapyak Wetan Yogyakarta.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemilu ibarat jihad kecil. Jihad yang sederhana dan mudah dilakukan.

“Pemilu ibarat jihad kecil, Jihad yang paling besar adalah melawan hawa nafsu kita sendiri, nafsu merasa paling benar, paling suci & paling baik. Yang menang pemilu adalah mereka yang berjiwa besar: tetap rendah hati menyambut kemenangan dan ridho menerima kekalahan, karena semua itu sudah digariskan oleh Allah SWT”, lanjutnya.

Pengasuh Majlis Dzikir Hayatan Thoyyibah ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunggu hasil keputusan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang diputuskan KPU adalah yang diputuskan oleh masyarakat dan itu adalah ketetapan Allah SWT. Suka atau tidak suka harus tetap dihormati sebagai wujud taat kepada Ulul Amri.

 

Baca Juga:  Polda DIY Libatkan Masyarakat Tangkal Radikalisme

Like it? Share with your friends!

0
12 shares

What's Your Reaction?

Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Wow Wow
0
Wow
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Harakatuna

Harakatuna merupakan media dakwah yang mengedepankan nilai-nilai toleran, cerdas, profesional, kritis, faktual, serta akuntabel dengan prinsip utama semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasar pemahaman Islam: rahmat bagi semua makhluk di dunia.