27.8 C
Jakarta

Nikmatnya Senggama Yang Pahalanya Setara Sedekah dan Jihad

Artikel Trending

Asas-asas IslamSyariahNikmatnya Senggama Yang Pahalanya Setara Sedekah dan Jihad
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Menikah merupakan ritual keagamaan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Seseorang yang sudah menikah berarti ia telah menyempurnkan separuh dari agamanya. Nabi Muhammad bersabda dalam sebuah Hadis :

إِذَا تَزَوَّجَ العَبْدُ فَقَدْ كَمَّلَ نصْفَ الدِّيْنِ ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِي النِّصْفِ البَاقِي

Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Oleh karenanya bertakwalah kepada Allah untuk separuh yang lainnya.” (HR. Al Baihaqi).

Menurut Imam Al-Qurtubi makna Hadis di atas ialah pernikahan akan melindungi seseorang dari zina. Sementara menjaga diri dari keharaman zina merupakan salah satu jaminan dari Rasulullah SAW untuk mendapatkan surga. Beliau bersabda, ‘Barang siapa yang dilindungi dari dua bahaya maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, yaitu dilindungi dari keburukan yang muncul melalui mulutnya dan kemaluannya.’(Abu Abdillah Muhammad Bin Ahmad al-Qurtubi, Tafsir al-Qurthubi, Juz 9, Hal 327)

Setelah berumah tangga, seseorang juga akan lebih tenang dan bahagia dalam menjalani hidup. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Al-Quran :

وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًۭا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةًۭ وَرَحْمَةً

Termasuk tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia mencipkan untukmu semua, istri-istri dari jenismu sendiri agar kamu tenang karenanya. Dan Dia menjadikan diantara kalian rasa cinta dan kasih sayang.” (QS. Ar-Ruum : 21)

Selain menciptakan ketenangan dan kebahagiaan dalam hidup, pernikahan juga dapat dijadikan sebagai ladang pahala yang melimpah, karena setelah menikah pasangan suami-istri dapat melakukan hubungan intim yang mana pahalanya setara dengan pahala bersedakah. Dalam sebuah Hadis nabi Muhammad bersabda :

وَفِى بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ ». قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَأْتِى أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ وَيَكُونُ لَهُ فِيهَا أَجْرٌ قَالَ « أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِى حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِ فِيهَا وِزْرٌ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِى الْحَلاَلِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ »

BACA JUGA  Hukum Menerima Hadiah Natal, Bolehkah? 

“Dan dalam hal kemaluan (bersenggama dengan) istri kalian adalah sedekah. Para sahabat lantas bertanya pada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘wahai Rasulullah, apakah dengan kami mendatangi istri kami dengan syahwat itu mendapatkan pahala?’ Beliau menjawab, ‘Bukankah jika kalian meletakkannya pada yang haram, kalian akan mendapatkan dosa? Oleh karenanya jika kalian meletakkannya pada yang halal, tentu kalian akan mendapatkan pahala.’” (HR. Muslim).

Bahkan Imam al-Ghazali menyatakan  ada sebuah riwayat dari nabi Muhammad, bahwa pahala bersenggama juga setara dengan pahalanya orang yang meninggal saat berjihad melawan kaum kafir. Al-Gazhali mengatakan dalam kitab Ihya’ Ulumiddin :

روي عن النبي صلى الله عليه وسلم إن الرجل ليجامع أهله فيكتب له بجماعه أجر ولد ذكر قاتل في سبيل الله فقتل

Diriwayatkan dari nabi Muhammad SAW bahwa “Sesungguhnya seorang pria yang menggauli istrinya, maka ia dicatat memperoleh pahala seperti pahalanya anak laki-laki yang berjihad (melawan kaum kafir) di jalan Allah lalu terbunuh” (Muhammad Bin Muhammad Al-Ghazali, Ihya’ Ulumiddin, Juz 2, Hal 326).

Alhasil, selain mengantarkan kebahagian dan ketenangan di dunia, ternyata pernikahan juga dapat mengantarkan seseorang mendapat kebahagian di ahirat sebab pahala-pahala yang dijanjikan di dalamnya. semoga di antara kita yang sudah menikah senantiasa diberi ketenangan dan kebahagian dalam berumah tangga, sementara bagi yang belum menikah semoga segera dipertemukan dengan pasangannya. Amin

Mohamad Mochsin, Mahasantri Mahad Aly Salafiyah Safiiyah, Situbondo, Jawa Timur

 

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru