31.3 C
Jakarta

Bersama Aparat Kepolisian, FKUIB Ponorogo Tangkal Radikalisme

Artikel Trending

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Relasi Iman, Keadilan dan Demokrasi ala Cak Nur

Nurcholish Madjid, atau yang biasa dipanggil Cak Nur, dikenal luas sebagai salah satu cendekiawan Muslim terbesar di Indonesia. Pemikirannya merupakan suatu usaha untuk mencari...

Wudhu Menurut aL-Qur’an dan Sunah

Wudhu merupakan ritual penting dalam Islam untuk menjaga kesucian dalam beribadah. Perintah dan dasar landasan berwudhu berangkat dari firman Allah swt dalam QS al-Maidah...

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah Usai Kuliah Subuh, para santri yang menonton tayangan Khazanah dari sebuah stasiun televisi terlibat kegaduhan karena saling berkomentar tentang...

Harakatuna.com. Ponorogo – Menyikapi berkembangnya paham radikalisme dan terorisme di masyarakat sekarang ini, organisasi Forum Komunikasi Umat Islam Bersatu (FKUIB) mendatangi Polres Ponorogo untuk menyatakan dukungannya kepada Polri dalam penanganan Faham Radikal dan terorisme di Kabupaten Ponorogo maupun Indonesia pada umumnya. Kamis (03/09)

Dalam kesempatan tersebut, FKUIB yang diwakili oleh KH. Moh. Mansur sebagai Ketua dan Ust. H. Soewardi sebagai Bendahara ditemui oleh Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.Si yang didampingi Kabag Sumda Kompol Bahrun Nasikin, S.Ag, M.A serta Kanit V Sat Intelkam Polres Ponorogo Ipda Catur Juli Hernawan, S.H. bertempat di Ruang Kapolres Ponorogo.

Dalam pernyataannya, FKUIB prihatin terhadap masih berkembangnya paham radikalisme dan terorisme di masyarakat karena saat ini paham tersebut dapat masuk melalui media elektronik ataupun pengaruh langsung dari simpatisan – simpatisan teroris, oleh karenanya FKUIB sangat mendukung langkah Kepolisian RI dalam penanganan dan menangkal paham tersebut.

Bahaya Radikalsime Menurut FKUIB

FKUIB dengan tegas menolak paham radikalisme/terorisme tersebut karena sangat membahayakan kesatuan bangsa dan negara serta tidak mencerminkan ajaran agama Islam yang cinta damai, Kerukunan Umat BPonorogo akan terus menjalin kerjasama dengan dengan pihak Polri dan TNI untuk menanggulangi berkembangnya paham tersebut di masyarakat, khususnya di Kabupaten Ponorogo.

Tak lupa Kapolres Azis pun menanggapi dukungan dari Organisasi masyarakat tersebut, “Saya atas Nama Instansi Polri sangat berterimakasih kepada Organisasi Kerukunan Umar Beragama yang telah mendukung kami untuk memerangi Faham Radikalisme dan Terorisme yang ada di Indonesia, kami juga terus berkoordinasi dengan Instansi terkait. Tentunya tidak hanya dari peran Pemerintah, Polri-TNI, pun kami berharap kepada masyarakat untuk tidak apatis terhadap lingkungan sehingga apabila terjadi gerakan gerakan kelompok tersebut segera melapor kepada pihak yang berwajib untuk di tindak lanjuti. Saya juga mengajak kepada masyarakat khususnya Orang Tua untuk tanamkan Ideologi Pancasila dan UUD 1945 kepada anak sejak dini.” Pesannya

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

900 Pejuang Suriah Pulang dari Nagorno Karabakh

Harakatuna.com. Damaskus - Lebih dari 900 pejuang Suriah pro-Turki telah kembali ke negara itu setelah berakhirnya pertempuran di daerah sengketa Nagorno-Karabakh. Hal itu diungkapkan pengawas perang Suriah yang...

Permohonan Maaf Habib Rizieq Bukti Revolusi Akhlak?

Kelihatannya memang benar, meski tak sepenuhnya setuju, bahwa kedatangan Habib Rizieq, sosok yang disebut sebagai Imam Besar ini, tidak lain sebagai salah satu faktor...

Revolusi Akhlak Butuh Wali Mursyid Bukan Imam Besar

Pidato Rizieq Shihab pada acara Reuni Aksi Bela Islam 212 kemarin, terlihat daya juang Rizieq Shihab mulai melemah. Dari suaranya, seperti orang sedang sakit....

Tidak Ada Toleransi Bagi Teroris

Harakatuna.com. Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan tidak ada toleransi bagi teroris di Poso, Sulawesi Tengah, yang dilakukan kelompok Mujahidin Indonesia Timur...

Hukum Mengakses Wifi Tanpa Izin, Haramkah?

Di zaman serba canggih ini, kebutuhan akan akses internet sangat meningkat. Akses internet telah menjadi kebutuhan pokok yang harus dipenuhi layaknya kebutuhan sandang, papan...

Kampus Harus Berani Suarakan Kewaspadaan Penyebaran Paham Radikal

Harakatuna.com. Medan – Perguruan tinggi dengan para akademisinya aktif menyuarakan kewaspadaan penyebaran paham radikal intoleran serta memberikan pembelajaran literasi digital kepada mahasiswa dan generasi...

Melihat Poros Radikalisme di Tubuh Pendidikan dan Tafsir Remoderasinya

Bukan barang aneh dan baru di tubuh pendidikan tercemari paham radikalisme. Keterlibatan dan bersemayam paham radikal sudah lama dan nampaknya seolah menjadi model di...

Ideologi Teroris dan Cara Memberantasnya

Ideologi teroris dan sikapnya dalam dasawarsa mutakhir ini semakin memiriskan. Pemenggalan demi pemenggalan atas nama agama mereka lakukan. Sungguh begitu banyak contoh untuk dibeberkan atau...