31.5 C
Jakarta

Hikmah Nabi Muhammad Dilahirkan di Hari Senin

Artikel Trending

Asas-asas IslamSirah NabawiyahHikmah Nabi Muhammad Dilahirkan di Hari Senin
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com – Nabi Muhammad adalah manusia yang paling mulia di dunia. Hal tersebut lantaran Nabi Muhammad telah terpilih untuk menyampaikan pesan Tuhan. Sebagai manusia yang mulia, segala yang melekat dengan akan menjadi mulia pula. Seperti diketahui Bahwa Nabi Muhammad ini dilahirkan pada hari Senin, dari ayah bernama Abdullah dan ibu bernama Siti Aminah. Dan berikut beberapa hikmah Nabi Muhammad dilahirkan di hari Senin.

Senin adalah hari kelahiran Nabi Muhammad. Hal ini seperti yang diterangkan dalam sebuah hadis.

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ، وَيَوْمٌ بُعِثْتُ – أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ

Artinya, “Itu (Senin) adalah hari aku dilahirkan, dan hari aku diutus atau aku dituruni wahyu.” [HR Muslim].

Sayid Muhammad Alawi menerangkan bahwa Rasulullah lahir pada hari Senin merupakan bentuk rahmat (kasih sayang) bagi semesta alam. Sebab, Senin merupakan hari yang tidak ada banyak tanggungan ibadah sebagaimana, misalnya, hari Jumat yang terdapat sejumlah kegiatan keagamaan bagi umat Muslim seperti shalat Jumat khutbah, dan ibadah, dan sebagainya.

Nabi Muhammad lahir di Hari Senin Laksana Tetumbuhan Yang Memberikan Banyak Manfaat

Sementara itu, Muhammad Wahdan, Seorang guru Besar Universitas Al – Azhar menerangkan bahwa Rasulullah lahir pada hari Senin karena Allah ingin menjadikan beliau memiliki sifat seperti pohon, yaitu memberi manfaat kepada banyak orang dengan banyak hal seperti sebagai tempat berteduh, buahnya bisa dinikmati, batangnya bisa dimanfaatkan untuk keperluan yang beragam. Filosofi pohon ini mengindikasikan bahwa Rasulullah menjadi sosok insan yang banyak menebar kemanfaatan. Bertepatan dengan hari Senin pula Allah pertama kali menciptakan pohon. Hal ini sebagaimana sebuah hadis Nabi

BACA JUGA  4 Rutinitas Rasulullah Sebelum Tidur

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِي فَقَالَ خَلَقَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ التُّرْبَةَ يَوْمَ السَّبْتِ وَخَلَقَ فِيهَا الْجِبَالَ يَوْمَ الْأَحَدِ وَخَلَقَ الشَّجَرَ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَخَلَقَ الْمَكْرُوهَ يَوْمَ الثُّلَاثَاءِ وَخَلَقَ النُّورَ يَوْمَ الْأَرْبِعَاءِ وَبَثَّ فِيهَا الدَّوَابَّ يَوْمَ الْخَمِيسِ وَخَلَقَ آدَمَ عَلَيْهِ السَّلَام بَعْدَ الْعَصْرِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فِي آخِرِ الْخَلْقِ فِي آخِرِ سَاعَةٍ مِنْ سَاعَاتِ الْجُمُعَةِ فِيمَا بَيْنَ الْعَصْرِ إِلَى اللَّيْلِ

Artinya, “Dari Abu Hurairah, dia berkata, ‘Rasulullah saw memegang tanganku dan bersabda, ‘Allah ‘azza wa jalla menciptakan tanah pada hari Sabtu, menciptakan gunung pada hari Ahad, menciptakan pepohonan (tumbuhan) pada hari Senin, menciptakan sesuatu yang dibenci (keburukan) pada hari Selasa, menciptakan cahaya pada hari Rabu, mengembangbiakkan hewan- hewan pada hari Kamis, menciptakan Adam ‘alaihisalam setelah Ashar hari Jumat pada akhir ciptaan, di saat akhir hari Jumat antara Ashar sampai malam.’” [HR. Muslim].

Demikianlah beberapa hikmah Rasulullah di lahirkan di hari Senin, Wallahu A’lam Bishowab.

Ahmad Khalwani
Ahmad Khalwani
Penikmat Kajian keislaman

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru