31 C
Jakarta

BNPT Bersama Tokoh Agama dan Adat Deklarasikan Kesiapsiagaan Nasional Cegah Radikalisme

Artikel Trending

AkhbarDaerahBNPT Bersama Tokoh Agama dan Adat Deklarasikan Kesiapsiagaan Nasional Cegah Radikalisme
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Banjarmasin – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyelenggarakan Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional dengan menggandeng tokoh agama dan tokoh adat di Kalimantan Selatan pada hari Selasa (22/3). Kesiapsiagaan nasional merupakan salah satu langkah pencegahan dengan mempersiapkan elemen masyarakat menghadapi aksi terorisme, dan paham radikal terorisme.

Kepala BNPT, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., menyatakan kesiapsiagaan nasional menjadi penting di tengah gempuran propaganda radikal terorisme di dunia maya. Layaknya virus, radikal terorisme di era kemajuan teknologi informasi saat ini menyebar lebih cepat dan menjangkit semua kalangan.

Sudah banyak kisah anak muda yang memilih bergabung dengan jaringan teror karena berinteraksi di dunia maya. Boy Rafli menyebut dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, ribuan WNI telah menjadi korban propaganda yang kerap menggunakan narasi agama. Mereka berjihad di dalam dan luar negeri untuk perjuangan yang sia-sia.

BACA JUGA  Polri Tembak Mati Satu DPO Kelompok Teroris MIT

Kepala BNPT menyampaikan vaksin terampuh dalam meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi virus radikalisme dan terorisme ini adalah konsensus kebangsaan yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, dan NKRI.

“Kita wajib waspada dengan penyebaran paham radikal terorisme yang menyebabkan disintegrasi. Sebagai bangsa kita harus menjaga ketahanan diri bangsa kita agar terorisme tidak menjadi pilihan, kita harus mengingat kembali konsensus negara kita, tujuan bangsa Indonesia,” kata Boy Rafli.

Melalui deklarasi kesiapsiagaan nasional, perwakilan tokoh agama dan adat berjanji untuk setia kepada Pancasila dan UUD 1945, menjunjung tinggi Kebhinekaan, menolak intoleransi, dan radikal terorisme, mendukung kesiapsiagaan nasional dalam mengantisipasi ancaman terorisme, serta siap mewujudkan Indonesia damai. Deklarasi ini diharapkan dapat menggugah semangat dalam rangka memelihara persatuan Indonesia dan mencegah radikalisme terorisme.

Ahmad Fairozi
Ahmad Fairozihttps://www.penasantri.id/
Mahasiswa UNUSIA Jakarta, Alumni PP. Annuqayah daerah Lubangsa

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru