29.9 C
Jakarta

Tafsir Lingkungan di Tengah Kebijakan Penguasa

Artikel Trending

Islam dan Timur TengahIslam dan KebangsaanTafsir Lingkungan di Tengah Kebijakan Penguasa
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com – Menjaga lingkungan merupakan bagian dari tugas semua manusia di muka bumi. Baik lingkungan itu berupa tanah, air, bahkan udara. Tugas yang dimaksud di sini menjadi tanggung jawab mereka tanpa terkecuali.

Wajibnya menjaga lingkungan seiring dengan larangan Allah kepada manusia untuk merusak bumi. Disebutkan pada bagian butir ayat Al-Qur’an (al-A’raf: 56) bahwa Allah melarang hamba-Nya melakukan kerusakan di muka bumi sebab Dia telah menciptakannya dengan ciptaan yang baik.

Pesan Tuhan pada ayat tersebut sudah jelas bahwa lingkungan harus dijaga kelestariannya. Tanpanya, manusia sudah melalaikan perintah tersebut. Semisal, pembakaran hutan, penebangan pohon secara ilegal, dan masih banyak peristiwa lainnya.

Mengingat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, kemarin saya mengajak mahasiswa tafsir untuk menulis tafsir seputar lingkungan. Ajakan ini disambut hangat oleh mereka. Saya pikir, ini langkah yang baik dibandingkan diam dan hanya membiarkan pencemaran lingkungan terjadi di mana-mana.

Saya rasa, langkah mahasiswa tafsir tersebut dapat dikategorikan sebagai jihad dalam memerangi siapa pun yang merusak lingkungan. Sebagai akademisi mereka melihat problem pencemaran lingkungan dari sudut pandang tafsir. Sehingga, gagasan tentang tafsir benar-benar membumi di tengah masyarakatnya.

BACA JUGA  Ketertarikan Mahasiswa Pascasarjana UIN Jakarta terhadap Konsep Jihad Teroris Abdullah Azzam

Mahasiswa akan diberi ruang untuk mengkritik kebijakan pemerintah yang kurang baik. Semisal, kebijakan food estate yang gagal, pembiaran tambang yang ilegal, dan masih banyak yang lain. Kritik jelas akan memberikan peta baru untuk menuju arah perubahan yang lebih baik. Sebab, tanpa kritik kesalahan akan dibiarkan berkelindan tanpa henti.

Respon tafsir terhadap isu lingkungan merupakan bukti bahwa pesan Allah dalam Al-Qur’an memiliki relevansi yang cukup kuat untuk terus dikaji. Sehingga para pemangku pemerintahan memiliki tanggung jawab untuk mengelola lingkungan dengan baik.

Sebagai penutup, menjaga kelestarian lingkungan merupakan tugas bersama. Tugas ini harus dipegang erat agar tetap dilaksanakan dengan baik. Dengan menjaga lingkungan hidup akan menjadi tenteram, karena telah menjadi bagian dari kita masing-masing.[] Shallallahu ala Muhammad.

Dr. (c) Khalilullah, S.Ag., M.Ag.
Dr. (c) Khalilullah, S.Ag., M.Ag.
Penulis kadang menjadi pengarang buku-buku keislaman, kadang menjadi pembicara di beberapa seminar nasional

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru