25.7 C
Jakarta

Institusi Pendidikan Dinilai Paling Rentan Masuknya Faham Radikalisme

Artikel Trending

AkhbarDaerahInstitusi Pendidikan Dinilai Paling Rentan Masuknya Faham Radikalisme
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Demak – Semakin berkembangnya teknologi, institusi pendidikan merupakan tempat paling rentan masuknya Faham Radikalisme di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kasat Intelkam Polres Demak, AKP Muhammad Bisri, saat memberikan pengarahan di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Islamic Centre Demak, Minggu (4/9) sore.

“Institusi pendidikan menjadi target paling rentan. Dimana para mahasiswa dapat dengan mudah dimasuki faham faham yang dapat merugikan dirinya, bangsa dan agama, jika tidak dibentengi sejak awal,” ujar Muhammad Bisri.

Bisri menambahkan, untuk menangkal masuknya faham radikalisme, mahasiswa harus dibekali dengan pemahaman dan pengetahuan tentang besarnya bahaya radikalisme.

“Selain ilmu pengetahuan, bagaimana pengajar dan orang orang sekitar menciptakan lingkungan yang digunakan untuk bersosialisasi ini menimbulkan hawa positif,” tambah Bisri.

BACA JUGA  FKPT Sulbar Libatkan Perempuan Cegah Merebaknya Paham Radikalisme dan Terorisme

Sementara itu, menurut mahasiswa, memahami pentingnya cinta tanah air, memerlukan dorongan, baik dari pengajar, maupun teman-teman sekitar.

“Dengan adanya paparan yang disampaikan kepolisian ini, tentunya membawa kita sama-sama belajar dan lebih memahami bahaya faham radikalisme di Indonesia, bahkan untuk dunia,” ujar Najwa, salah seorang mahasiswi.

Dalam kegiatan tersebut, selain mendapat meteri dasar, perkenalan kampus, para mahasiswa juga diajak ziarah makam Raja Pertama Demak, Sultan Fatah.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru