27.8 C
Jakarta

Amankan Pemilu 2024, BNPT Perangi Propaganda Terorisme

Artikel Trending

AkhbarNasionalAmankan Pemilu 2024, BNPT Perangi Propaganda Terorisme
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Jakarta – Pakar komunikasi politik, Effendi Gazali mengatakan, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya persatuan dan kebersamaan. Terlebih dalam rangka menghadapi Pemilu 2024.

“Yang lebih mendasar itu mengajak masyarakat untuk tidak melupakan bahwa BNPT ini sedang bekerja dengan cara-cara yang harusnya dalam konteks komunikasi itu, cara-cara yang membuat orang sadar sendiri, bahwa kita harus hidup bersama tanpa kekerasan. Kemudian juga tidak ada tekanan intimidasi, kemudian akhirnya tanpa terorisme,” kata Effendi di Jakarta Senin (12/2/2024).

Menurutnya, langkah yang ditempuh oleh BNPT melalui pendekatan kuratif, preventif dan promotif sudah tepat. Dia menilai, tingkat toleransi sosial masyarakat dapat dilihat dari cara berkomunikasi yang sehat.

“Kalau mau sehat dalam hidup toleransi dan kemudian tanpa kekerasan, tanpa ada peluang-peluang untuk terorisme, radikalisme itu, ketika berkomunikasi itu seperti apa (harus dilihat). Kalau itu saja jalan, sudah keren kita,” katanya.

BACA JUGA  Moderasi Beragama Titik Temu Keragaman Agama dan Kebudayaan Indonesia

BNPT sendiri berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan kedamaian di tanah air terutama dalam rangka menyambut hajat Pemilu 2024. Berbagai potensi perpecahan maupun tendensi intoleransi terutama yang muncul di media sosial selalu dilawan dengan upaya kontra narasi berisi pesan-pesan toleransi, persatuan, dan prinsip kebhinekaan.

Lebih lanjut, BNPT mengajak semua pihak untuk terus memerangi propaganda terorisme. Sebab propaganda ini menjadi ancaman keamanan dan kedamaian pelaksanaan pemilu tahun 2024.

Dalam menghadapi hari pencoblosan 14 Februari mendatang, dia mengajak semua elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersamaan. Masyarakat diajak untuk selalu mengingat adanya sebuah kepentingan bersama yakni menjaga persatuan sekaligus memajukan bangsa Indonesia.

“Jelang 14 Februari, bolehlah kita ada sedikit kesel-kesel, sesudah itu ada masanya kita harus berpikir bahwa kontestasi politik sudah selesai. Karena itu kita kembali ke kebersamaan,” pungkasnya.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru