27.2 C
Jakarta

Serangan AS di Irak dan Suriah Korbankan Lebih 40 Orang Tewas

Artikel Trending

AkhbarInternasionalSerangan AS di Irak dan Suriah Korbankan Lebih 40 Orang Tewas
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Washington – Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara ke 85 target yang memiliki koneksi dengan Garda Revolusi Iran dan milisi yang didukungnya di Irak dan Suriah. Dilaporkan serangan balasan terhadap pasukan AS itu menewaskan hampir 40 orang.

Serangan yang melibatkan pesawat bomber jarak jauh B-1 merupakan respon pertama serangan milisi yang didukung Iran di Yordania pekan lalu. Diperkirakan militer AS akan menggelar operasi lebih lanjut dalam beberapa hari ke depan.

Serangan ini mengintensifkan konflik Israel di Gaza yang sudah menyebar ke seluruh kawasan. “(Serangan ini mewakili) kesalahan besar dan strategis AS lainnya yang hanya akan meningkatkan ketegangan dan instabilitas,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani pada Sabtu (3/2/2024).

Iran memanggil Pelaksana Tugas Duta Besar atau Charge D’affaires AS di Baghdad untuk menyampaikan protes resmi. Pasukan keamanan Irak yang juga didukung Iran, Pasukan Mobil Rakyat mengatakan 16 anggotanya tewas termasuk pejuang dan medis. Sebelumnya pemerintah mengatakan 16 warga sipil turut menjadi korban tewas.

Direktur lembaga hak asasi manusia Syrian Observatory for Human Right Rami Abdulrahman mengatakan serangan ke Suriah menewaskan 23 orang yang menjaga lokasi-lokasi target serangan. Direktur Staf Gabungan Angkatan Bersenjata AS Letnan Jenderal Douglas Sims mengatakan serangan tersebut tampaknya berhasil. Memicu ledakan berantai kedua ketika bom mengenai persenjataan milisi. Ia mengatakan serangan digelar dengan pengetahuan akan ada korban jiwa dalam serangan ke fasilitas tersebut.

Meski menggelar serangan tapi Pentagon mengatakan AS tidak ingin berperang melawan Iran dan juga yakin Teheran juga tidak menginginkan perang. Sementara Partai Republik semakin menekan Presiden AS Joe Biden untuk menggelar serangan langsung.

Iran yang mendukung Hamas menjaga jarak dari perang Israel dan Hamas di Gaza. Walaupun kelompok-kelompok yang didukung Iran di Lebanon, Yaman, Irak, dan Suriah terlibat dalam beberapa serangan. Kelompok-kelompok yang bernama “Poros Perlawanan” itu memusuhi Israel dan AS.

BACA JUGA  Iran Desak PBB Kecam Serangan Israel ke Kantor Konsulat di Suriah

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan usai serangan tersebut Biden memerintahkan tindakan langsung ke IRGC dan yang kelompok-kelompok yang memiliki koneksi dengan pasukan elit Iran itu. “Ini awal dari respon kami,” kata Austin. “Kami tidak ingin mencari konflik di Timur Tengah atau tempat lain, tapi presiden dan saya tidak akan menoleransi serangan ke pasukan Amerika,” lanjut Austin.

Dalam pernyataannya pemerintah Irak mengatakan salah satu area yang dibom pesawat AS merupakan pangkalan pasukan keamanan Irak yang terletak di dekat lokasi sipil. Irak mengatakan selain korban tewas sebanyak 23 orang terluka. Gedung Putih mengatakan AS sudah memberi informasi ke Irak sebelum serangan digelar. Baghdad kemudian menuduh AS berbohong, dengan mengatakan klaim koordinasi AS dengan pihak berwenang Irak “tak mendasar.”

Pada Jumat (2/2/2024) lalu Presiden Iran Ebrahim Raisi mengatakan negaranya tidak akan memulai perang tapi akan “merespon keras” siapa pun yang mengganggunya. Ia tidak menyinggung serangan AS dalam pidatonya memperingati hari teknologi Iran pada Sabtu kemarin.

Dalam laporan kantor berita semi resmi Iran, Fars, Duta Besar Iran di Irak Hossein Akbari menerangkan prihal serangan udara itu. Pihaknya membantah serangan-serangan itu menghantam target-target yang memiliki koneksi dengan Iran dan mengatakan tujuannya “untuk menghancurkan infrastruktur sipil Suriah.”

Hamas menyebut Washington menyiram “minyak ke api.” Sementara Inggris menyebut AS sebagai sekutu “kuat” dan mendukung hak AS untuk merespon serangan.

Menteri Luar Negeri Polandia Radek Sikorsi yang menghadiri pertemuan Uni Eropa di Brussels mengatakan bahwa dilakukannya serangan AS karena adanya proksi-proksi Iran yang bermain dengan api.

Militer AS mengatakan serangan mereka menghantam pusat komando dan kontrol, gudang roket, rudal dan drone. Serta fasilitas logistik dan rantai pasokan amunisi.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru