Harakatuna.com. Rio de Janeiro — Sebuah bom rakitan meledak di sebuah sekolah menengah atas di wilayah Belford Roxo, pinggiran Kota Rio de Janeiro, Brasil, pada Jumat (8/5). Insiden tersebut menyebabkan sepuluh pelajar mengalami luka ringan.
Pemerintah Kota Belford Roxo menyebutkan, para korban merupakan siswa berusia antara 13 hingga 15 tahun. Mereka mengalami luka ringan akibat ledakan yang terjadi di area halaman sekolah.
Perangkat peledak itu diduga merupakan bom rakitan berbentuk pipa yang diisi paku, mur, dan baut. Media lokal Brasil melaporkan benda tersebut meledak saat berada di lingkungan sekolah. “Perangkat peledak dilaporkan meledak di halaman sekolah setelah ditangani oleh seorang siswa,” demikian pernyataan resmi dari dinas pemadam kebakaran setempat.
Pemerintah kota memastikan seluruh korban dalam kondisi stabil dan diperkirakan dapat dipulangkan dalam beberapa jam setelah mendapat penanganan medis. “Para remaja mengalami luka ringan dan diperkirakan akan dipulangkan dalam beberapa jam ke depan,” tulis Pemerintah Kota Belford Roxo dalam keterangannya.
Pasca-insiden, kegiatan belajar mengajar langsung dihentikan sementara demi menjaga keselamatan siswa dan tenaga pendidik. “Proses belajar mengajar ditangguhkan untuk memastikan keamanan siswa dan staf sekolah,” lanjut pernyataan tersebut.
Pihak berwenang segera menutup area sekolah untuk kepentingan penyelidikan. Polisi militer bersama tim penjinak bom diterjunkan ke lokasi guna mengamankan area dan menyelidiki asal-usul bahan peledak tersebut.
Media lokal O Globo melaporkan bahwa bom rakitan itu diduga dibawa ke sekolah oleh dua orang siswa. Hingga kini, aparat masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian tersebut.

















Leave a Comment