Inggris Naikkan Status Ancaman Teror, Kedubes AS Minta Warganya Waspada

Ahmad Fairozi, M.Hum.

03/05/2026

2
Min Read

Harakatuna.com. London — Kedutaan Besar Amerika Serikat mengeluarkan peringatan keamanan kepada warga negara Amerika Serikat yang berada di Inggris untuk meningkatkan kewaspadaan di ruang publik. Imbauan tersebut dirilis di London pada Jumat (01/5/2026) menyusul keputusan pemerintah Inggris yang menaikkan tingkat ancaman terorisme nasional dari level “substantial” (signifikan) menjadi “severe” (parah), atau satu tingkat di bawah kondisi darurat tertinggi.

Dalam pernyataannya, Kedutaan Besar AS meminta warganya untuk tetap waspada, menjaga profil rendah, serta meninjau kembali rencana keamanan pribadi. “Peningkatan ancaman terorisme terbaru ini didorong oleh naiknya ancaman terorisme Islamis dan kelompok ekstrem kanan di Inggris,” demikian pernyataan resmi kedutaan.

Status “severe” dalam sistem penilaian ancaman Inggris menunjukkan bahwa serangan teror dinilai sangat mungkin terjadi. Biasanya, level ini diberlakukan ketika intelijen mendeteksi peningkatan aktivitas atau risiko dari kelompok ekstremis dalam jangka waktu tertentu.

Kenaikan status tersebut terjadi setelah insiden penusukan bermotif antisemit yang terjadi di wilayah London Utara awal pekan ini. Peristiwa itu menambah kekhawatiran aparat keamanan terhadap potensi aksi kekerasan lanjutan yang dipicu oleh ideologi ekstrem.

BACA JUGA  Iran Tunda Negosiasi, Sebut Tuntutan AS Terlalu Berlebihan

Selain faktor insiden terbaru, otoritas keamanan Inggris juga mencermati tren peningkatan ancaman dari dua spektrum sekaligus, yakni kelompok ekstrem berbasis ideologi keagamaan dan kelompok ekstrem kanan. Kedua kelompok ini dinilai semakin aktif memanfaatkan media sosial dan jaringan digital untuk menyebarkan propaganda serta merekrut anggota baru.

Pemerintah Inggris melalui aparat keamanan dan intelijen telah meningkatkan langkah pengawasan di berbagai titik strategis, termasuk pusat transportasi, kawasan wisata, serta lokasi keramaian lainnya di London dan kota-kota besar lain.

Di sisi lain, warga dan pengunjung diimbau untuk lebih peka terhadap situasi sekitar, segera melaporkan aktivitas mencurigakan, serta mengikuti arahan resmi dari otoritas setempat. Peringatan serupa juga kerap dikeluarkan oleh negara-negara sekutu ketika terjadi peningkatan level ancaman di Inggris, mengingat London merupakan salah satu pusat aktivitas internasional dengan mobilitas tinggi.

Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai ancaman spesifik yang menyasar lokasi tertentu. Namun, peningkatan status ini menjadi sinyal kuat bahwa aparat keamanan tengah mengantisipasi kemungkinan terburuk guna mencegah terjadinya serangan.

Leave a Comment

Related Post