31.3 C
Jakarta

Alas Kaki Nabi Muhammad

Artikel Trending

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Relasi Iman, Keadilan dan Demokrasi ala Cak Nur

Nurcholish Madjid, atau yang biasa dipanggil Cak Nur, dikenal luas sebagai salah satu cendekiawan Muslim terbesar di Indonesia. Pemikirannya merupakan suatu usaha untuk mencari...

Wudhu Menurut aL-Qur’an dan Sunah

Wudhu merupakan ritual penting dalam Islam untuk menjaga kesucian dalam beribadah. Perintah dan dasar landasan berwudhu berangkat dari firman Allah swt dalam QS al-Maidah...

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah Usai Kuliah Subuh, para santri yang menonton tayangan Khazanah dari sebuah stasiun televisi terlibat kegaduhan karena saling berkomentar tentang...

Alas kaki adalah hal biasa dan mungkin membahas alas kaki adalah hal yang sangat remeh. Namun demikian apabila yang dibahas adalah alas kaki Nabi Muhammad maka akan terasa istimewa. Karena memang semua hal yang ada kaitannya dengan Nabi Muhammad adalah hal yang istimewa.

Fungsi alas kaki adalah untuk melindungi kaki saat berjalan. Dari dalu hingga sekarang dan yang akan datang fungsi alas kaki akan sama yaitu melindungi kaki. Namun mengenai bentuknya sudah pasti alas kaki zaman dahulu dan sekarang memiliki perbedaan.

Pada kesempatan kali ini penulis ingin mendeskripsikan mengenai alas kaki Nabi Muhammad. Sebagai orang yang beriman wajib hukumnya untuk mengetahui sedetail mungkin mengenai Nabi Muhammad. Hal apapun mengenai Nabi Muhammad maka umat Islam wajib mengetahuinya.

Mengetahui alas kaki Nabi Muhammad selain sebagai wujud keimanan kita kepada Nabi, Juga sebagai wujud kecintaan kita kepada sang pembawa risalah ilahi yaitu Nabi Muhammad. Karena seperti yang disabdakan Nabi bahwa seseorang akan dikumpulkan bersama orang yang dicintainya. Semoga dengan mencintai Nabi kelak kita akan dikumpulkan bersama beliau di surga, Amin

Bentuk Alas Kaki Nabi Muhammad

Dalam beberapa riwayat alas kaki Nabi berbentuk sandal dan sepatu. Nabi Muhammad mengenakan sepatu yang berasal dari hadiah orang. Seperti sepatu berwarna hitam pekat hadiah dari Raja Najasyi. Rasulullah juga pernah diberi hadiah sepasang sepat oleh Dihyah.

Sementara itu, berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik bahwa sandal Rasulullah memakai dua buah Qibal. Qibal adalah pelana sandal atau batas depan sandal yang berupa tali yang diletakkan diantara dua jari kaki. Adapun masing-masing Qibal tersebut terdiri dari buah tali tersebut.

Sahabat Ibnu Umar menjelaskan bahwa sandal Nabi itu tidak berbulu dan gundul. Di dalam sebuah riwayat ketika sholat, Rasulullah juga pernah memakai sandal yang bertambal.

Ibnu Katsir dalam bukunya Hidayah Wan Nihayah menyatakan pada sekitar tahun 600 Hijriyah dan sesudahnya ada sebuah sandal yang dimiliki seorang pedagang yang bernama Ibnu Abi Hadrad. Disebutkan bahwa sandal itu merupakan alas kaki Nabi Muhammad. Sandal itu ditawar oleh raja yang mulia, Abu Bakar bin Ayyub dengan harga yang sangat mahal. Tetapi pedagang tersebut tidak mau menjualnya. Setelah pedagang itu meninggal, sandal tersebut jatuh ke tangan sang raja. Dan raja membikin sebuah tempat yang bernama Darul Hadis disamping sebuah benteng untuk menyimpan sandal Nabi tersebut. Sandal Nabi tersebut disimpan di sebuah lemari, dijaga oleh dua orang pengawal dan dianggarkan 40 Dirhan sebagai biaya perawatan.

Demikianlah sekilas gambaran mengenai alas kaki Nabi Muhammad.

Khalwani Ahmad
Khalwani Ahmad
Pemerhati Sejarah Peradaban Islam Nusantara

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Permohonan Maaf Habib Rizieq Bukti Revolusi Akhlak?

Kelihatannya memang benar, meski tak sepenuhnya setuju, bahwa kedatangan Habib Rizieq, sosok yang disebut sebagai Imam Besar ini, tidak lain sebagai salah satu faktor...

Revolusi Akhlak Butuh Wali Mursyid Bukan Imam Besar

Pidato Rizieq Shihab pada acara Reuni Aksi Bela Islam 212 kemarin, terlihat daya juang Rizieq Shihab mulai melemah. Dari suaranya, seperti orang sedang sakit....

Tidak Ada Toleransi Bagi Teroris

Harakatuna.com. Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan tidak ada toleransi bagi teroris di Poso, Sulawesi Tengah, yang dilakukan kelompok Mujahidin Indonesia Timur...

Hukum Mengakses Wifi Tanpa Izin, Haramkah?

Di zaman serba canggih ini, kebutuhan akan akses internet sangat meningkat. Akses internet telah menjadi kebutuhan pokok yang harus dipenuhi layaknya kebutuhan sandang, papan...

Kampus Harus Berani Suarakan Kewaspadaan Penyebaran Paham Radikal

Harakatuna.com. Medan – Perguruan tinggi dengan para akademisinya aktif menyuarakan kewaspadaan penyebaran paham radikal intoleran serta memberikan pembelajaran literasi digital kepada mahasiswa dan generasi...

Melihat Poros Radikalisme di Tubuh Pendidikan dan Tafsir Remoderasinya

Bukan barang aneh dan baru di tubuh pendidikan tercemari paham radikalisme. Keterlibatan dan bersemayam paham radikal sudah lama dan nampaknya seolah menjadi model di...

Ideologi Teroris dan Cara Memberantasnya

Ideologi teroris dan sikapnya dalam dasawarsa mutakhir ini semakin memiriskan. Pemenggalan demi pemenggalan atas nama agama mereka lakukan. Sungguh begitu banyak contoh untuk dibeberkan atau...

Pandemi Covid-19 Tak Kurangi Ancaman Radikalisme

Harakatuna.com. Jakarta-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut pandemi virus korona (covid-19) tidak menghentikan ancaman radikalisme dan terorisme. Hal itu terjadi di...