24.9 C
Jakarta

Warga Israel Marah Besar, Ini Alasannya

Artikel Trending

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Revolusi Akhlak Butuh Wali Mursyid Bukan Imam Besar

Pidato Rizieq Shihab pada acara Reuni Aksi Bela Islam 212 kemarin, terlihat daya juang Rizieq Shihab mulai melemah. Dari suaranya, seperti orang sedang sakit....

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Wudhu Menurut aL-Qur’an dan Sunah

Wudhu merupakan ritual penting dalam Islam untuk menjaga kesucian dalam beribadah. Perintah dan dasar landasan berwudhu berangkat dari firman Allah swt dalam QS al-Maidah...

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah Usai Kuliah Subuh, para santri yang menonton tayangan Khazanah dari sebuah stasiun televisi terlibat kegaduhan karena saling berkomentar tentang...

Apa Itu MaʻRûf dan Apa Itu Munkar

Kedua kata maʻrûf dan munkar merupakan kata yang berasal dari bahasa Arab. Kemudian keduanya diserap ke dalam bahasa Indonesia. Sehingga penulisan keduanya dalam Kamus...

Harakatuna.com. Israel-Puluhan pemukim Yahudi memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem pada Kamis. (17/9/2020)Menurut pernyataan lembaga Wakaf Islam Yerusalem, 124 pemukim menyerbu masjid pada Kamis pagi.

Para pemukim masuk melalui Gerbang al-Mugharbah dengan perlindungan polisi Israel. Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional, Israel mencaplok seluruh bagian kota pada 1980, mengklaimnya sebagai ibu kota negara abadi dan tidak terbagi.

Warga Israel Marah, Ini Alasannya

Covid-19 masih melanda dunia termasuk di negeri Israel. Pemerintah Israel akan menerapkan karantina wilayah secara nasional untuk kedua kali pada Jumat (18/9). Keputusan itu memaksa penduduk untuk tinggal di rumah di awal musim liburan bagi umat Yahudi sehingga memicu kemarahan secara luas.

Karantina awal negara itu diberlakukan pada akhir Maret dan mulai dilonggarkan pada Mei karena kasus-kasus baru berkurang karena mencapai posisi terendah dalam satu digit. Namun, dalam sepekan terakhir, kasus baru telah mencapai tertinggi dengan 5.000 per hari.

Laporan tersebut membuat pemerintahan Israel sekarang mengakui bahwa mereka mencabut karantina terlalu cepat. Hanya saja, keputusan memperlakukan karantina kembali membuat kemarahan dari warga yang berjuang di tengah kemerosotan ekonomi.

“Saya sangat menentang penguncian. Saya merasa ini adalah kesalahan pemerintah yang saya pilih, dan saya pikir kebebasan dan ekonomi kita dihancurkan oleh keputusan ini,” kata penduduk di Yerusalem, David Khosid.

Karantina kedua akan dimulai pada pukul 14.00 waktu setempat dan akan berlangsung selama tiga minggu, bertepatan dengan dimulainya Tahun Baru Yahudi, Rosh Hashana. Momen itu yang secara tradisional merupakan waktu untuk pertemuan keluarga besar dan berdoa secara kelompok.

Aturan baru karantina wilayah itu membuat orang Israel hanya bisa pergi 500 meter dari rumah. Pengecualian diberlakukan untuk aktivitas seperti bepergian ke tempat kerja yang akan beroperasi secara terbatas. Jarak sosial dan batasan jumlah jamaah akan diberlakukan di sinagog.

Pejabat kesehatan menyalahkan kepatuhan yang tidak konsisten terhadap wajib memakai masker, jarak sosial yang buruk, dan infeksi di komunitas Arab dan ultra-Ortodoks Yahudi serta di sekolah-sekolah. Pelanggaran-pelanggaran tersebut memicu gelombang kedua lonjakan kasus di Israel.

Banyak orang Israel menuduh Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu, lambat menanggapi gelombang baru itu. Ribuan orang berkumpul untuk protes mingguan di luar kediaman resminya di Yerusalem.

 

Tgk. Helmi Abu Bakar El-Lamkawi
Tgk. Helmi Abu Bakar El-Lamkawi
Tgk. Helmi Abu Bakar El-Lamkawi Guru Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga dan Dosen IAI Al-Aziziyah Samalanga, Bireuen dan Ketua PC Ansor Pidie Jaya, Aceh.

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Ustadz Maaher dan Tren Ceramah Hinaan

Ustadz Maaher at-Thuwailibi, sebutan ustadz milenial dengan nama lengkap Soni Eranata yang memiliki banyak followers, mulai dari Instagram, Twitter bahkan Facebook. Ini baik, sebab...

Memanas, Iran Akan Serang Pangkalan Israel di Luar Negeri

TEL AVIV - Rezim Zionis Israel mulai khawatir bahwa kepentingan pangkalan Israel di luar negeri akan jadi target yang diserang Iran. Kekhawatiran muncul setelah...

Ulama Harus Tunjukkan Sikap dan Perilaku yang Baik

Harakatuna.com. Jakarta - Dakwah hakikatnya adalah mengajak kepada kebaikan, maka mengajak kepada kebaikan harus dengan cara yang baik. Seperti itulah metode yang dilakukan para...

Tiga Amal Saleh Yang Menyelamatkan Anda

Dalam sebuah hadis yang yang riwayatkan oleh Bukhori dan Muslim terdapat sebuah kisah yang menakjubkan. Yaitu selamatnya tiga orang yang terjebak dalam gua lantaran...

Gabungan TNI dan Polri Tangkap Kelompok Teroris MIT di Kabupaten Sigi

Harakatuna.com. Sigi - Hingga sepekan pascaserangan terorisme di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, aparat gabungan TNI dan Polri mengintensifkan pengejaran kelompok teroris MIT. Tak hanya...

Agar Tidak Bosan Saat Menulis

Writer’s block, sebuah istilah yang diperkenalkan oleh psikoanalis Edmund untuk menggambarkan keadaan penulis yang tidak bisa menggambarkan apapun dalam tulisannya. Situasi seperti ini hampir...

Islam Otentik Menolak Separatisme

Usaha membendung arus separatisme dan radikalisme  tidak bisa dilakukan hanya dengan menolak paham separatisme radikal atau menangkap pelaku teror. Melainkan memerlukan sebuah aksi pemerintah...