29.5 C
Jakarta

Iran dan Pakistan Sepakat Lakukan Upaya Bersama Pemberantasan Terorisme

Artikel Trending

AkhbarInternasionalIran dan Pakistan Sepakat Lakukan Upaya Bersama Pemberantasan Terorisme
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Islamabad – Pakistan dan Iran pada hari Senin (22/04) menyepakati upaya bersama untuk memberantas terorisme. Hal ini disamapikan ketika Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengadakan pembicaraan dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi.

Dalam pertemuan itu kedua negara tersebut membahas cara-cara untuk meningkatkan hubungan bilateral di tingkat politik, ekonomi, perdagangan dan budaya, beberapa bulan setelah kedua negara bertetangga itu saling bertikai.

Sebagaimana dikutip dari laporan Radio Pakistan milik negara, selama pembicaraan tersebut, Presiden Raisi dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif sepakat untuk melakukan upaya bersama untuk memberantas terorisme. Media elektronik ini juga menambahkan bahwa kedua pemimpin negara tersebut juga mengadakan pembicaraan mengenai penguatan hubungan perdagangan dan komunikasi antar negara.

Di hadapan Ebrahim Raisi dan Shehbaz Sharif, pejabat Iran dan Pakistan menandatangani delapan dokumen yang mempromosikan kerja sama di berbagai bidang. Kemudian pada konferensi pers bersama, Presiden Raisi mengatakan bahwa Iran dan Pakistan telah memutuskan untuk meningkatkan volume perdagangan menjadi $10 miliar.

“Kami berkomitmen untuk memperkuat hubungan di tingkat tertinggi. Volume ekonomi dan perdagangan antara Iran dan Pakistan tidak dapat diterima. Sebagai langkah awal, kami memutuskan untuk meningkatkan volume perdagangan kedua negara menjadi $10 miliar,” kata Ebrahim Raisi.

Sementara itu, Shehbaz Sharif dalam sambutannya mengatakan bahwa seluruh bangsa Pakistan menyambut baik kunjungan Presiden Iran yang menyerukan penguatan hubungan Pakistan dengan Iran meskipun ada banyak tantangan. “Kita harus menjaga hubungan yang kuat meskipun ada tantangan yang kita berdua hadapi,” katanya.

Shehbaz Sharif mengatakan dia mengadakan pembicaraan rinci dengan Presiden Raisi mengenai masalah agama, budaya, diplomatik, investasi, dan keamanan dalam pertemuan mereka. Sedikit berlebihan, Shehbaz Sharif juga menggambarkan Ebrahim Raisi sebagai lautan kecerdasan dan kebijaksanaan politik, serta dapat meningkatkan kesejahteraan bersama.

“Pakistan dan Iran bisa sejahtera dan kemajuan bisa dilihat di perbatasan kita,” kata Shehbaz Sharif, mengungkapkan harapan bahwa perbatasan bersama bisa mengakomodasi perdagangan dan bisnis.

Ia menyatakan harapannya bahwa hubungan antara negara-negara bertetangga akan menjadi kuat dan stabil. Selain itu, pihaknya juga menyatakan bahwa hari ini adalah kesempatan untuk membuat persahabatan ini bahagia dan sukses.

Bahkan, kedua negara menandatangani nota kesepahaman tentang pembentukan zona ekonomi khusus, sementara yang lain menandatangani pertukaran film dan kerja sama antara Kementerian Informasi dan Penyiaran dan Organisasi Urusan Sinema dan Audiovisual Iran.

BACA JUGA  Tewaskan 40 Orang, ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Penembakan di Moskow

Kementerian Luar Negeri Pakistan dan Kementerian Koperasi, Perburuhan dan Kesejahteraan Iran, serta Otoritas Pakistan untuk Standardisasi dan Pengendalian Mutu dan Organisasi Nasional untuk Standardisasi Iran juga menandatangani nota kesepahaman mengenai kerja sama. Nota kesepahaman kerja sama hukum juga ditandatangani.

Selanjutnya, Presiden Raisi juga bertemu dengan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari. Pertemuan tersebut membahas perkembangan penting regional dan global, khususnya situasi di Timur Tengah. Di samping itu, secara terpisah Presiden Senat Syed Yousuf Raza Gillani bertemu dengan Presiden Raisi dan kedua pihak sepakat untuk lebih memperluas pertukaran parlemen dan meningkatkan kerja sama budaya dan hubungan antar masyarakat.

Delegasi Kelompok Persahabatan Parlemen Pakistan-Iran yang dipimpin oleh Ketua Majelis Nasional Sardar Ayaz Sadiq bertemu dengan Presiden Raisi dan kedua belah pihak sepakat untuk menggunakan platform parlemen untuk memperkaya dan memperkuat hubungan bilateral dan mendorong kerja sama antar masyarakat.

Sebelumnya pada hari itu, Menteri Luar Negeri Ishaq Dar mengunjungi Presiden Iran di Islamabad untuk membahas hubungan bilateral dan perkembangan regional dan global, Radio Pakistan melaporkan.

Kedua pemimpin “menekankan pentingnya mengintensifkan upaya untuk lebih mengkonsolidasikan hubungan bilateral di berbagai bidang,” katanya, seraya menambahkan bahwa mereka “juga menegaskan kembali komitmen mereka terhadap perdamaian dan dialog konstruktif untuk mengatasi tantangan regional.”

Ebrahim Raisi, yang tiba di Pakistan dalam kunjungan resmi tiga hari untuk mempromosikan kerja sama, disambut hangat di Bandara Islamabad dan diterima oleh Menteri Perumahan Mian Riaz Hussain Pirzada, Duta Besar Pakistan untuk Iran Mudassir Tipu, dan Kementerian Luar Negeri sebagaimana diposting di media X.

Pakistan dan Iran memiliki hubungan bilateral yang kuat yang berakar pada sejarah, budaya dan agama. Menurut Kementerian Luar Negeri, kunjungan ini merupakan peluang penting untuk lebih memperkuat hubungan Pakistan-Iran.

Kunjungan Ebrahim Raisi ke Pakistan terjadi beberapa bulan setelah hubungan baik antara kedua tetangga memburuk ketika Teheran mengejutkan Islamabad pada bulan Januari dengan melakukan serangan udara terhadap dugaan tempat persembunyian di Provinsi Balochistan yang bergolak.

Pakistan dengan cepat merespons dengan menggunakan drone dan rudal mematikan untuk melancarkan “serangan militer presisi” terhadap apa yang disebut “tempat persembunyian teroris” di Provinsi Sistan-Balochistan, Iran, dan menewaskan sembilan orang.

Namun, kedua belah pihak bertindak cepat untuk mengendalikan emosi melalui saluran diplomatik. Kunjungan Ebrahim Raisi diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru