30.8 C
Jakarta
Array

Sekjen PBB Desak Aksi Cepat demi Hentikan Penderitaan Rohingya

Artikel Trending

Sekjen PBB Desak Aksi Cepat demi Hentikan Penderitaan Rohingya
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. New York. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Antonio Guterres, Kamis (28/9/2017) menyerukan perlunya tindakan segera demi atasi krisis Rohingya.

Langkah cepat harus dilakukan agar situasi yang semakin memburuk di Rakhine dapat dihentikan lebih awal.

Krisis Rohingya telah menyebabkan lebih dari setengah juta warganya, yang kebanyakan warga Muslim, telah melarikan diri ke Banglades dalam bulan ini.

“Situasi berubah cepat menjadi situasi darurat pengungsian; situasi kemanusiaan dan hak-hak asasi manusia yang buruk,” kata Guterres dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB di New York.

Dalam bulan ini, DK PBB sudah membahas situasi ini tiga kali dalam rapat tertutup.

Namun, sesi pada Kamis waktu setempat di New York, merupakan yang pertama sejak 2009, di mana badan dunia itu membahas Myanmar secara terbuka.

Guterres menyerukan penghentian operasi militer, membuka akses bantuan, dan pemulangan secara aman dan sukarela pengungsi dari daerah asal mereka.

Guterres dan Kepala Urusan HAM PBB mengungkapkan keprihatinan mereka dan menyebut kejadian di Rakhine merupakan pembersihan etnis.

Kompas.com

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru