Ketika Malaikat Jibril Ingin Menjadi Manusia


0
15 shares

Kita semua menyadari dan mengetahui bahwasanya malaikat adalah mahluk suci yang tidak pernah melakukan kesalahan, sehingga banyak orang yang menyebut istilah malaikat kecil untuk orang yang mempunyai sikap baik hati dan suka menolong. Banyak juga orang yang memimpikan menjadi malaikat, karena karena selalu taat dan patuh kepada setiap perintah tuhan dan tidak pernah membangkang dari perintah tuhan walau dalam benak, sehingga malaikat bisa disebut mahluk yang mulia. 

Berbeda 180 derajat dengan mahluk yang namanya setan, mahluk yang sudah dimurkai oleh tuhan, mahluk yang selalu dinisbatkan kepada kejelakan dan kesalahan. Setan yang sudah dipastikan menghuni neraka sehingga ia tak akan rela jika tidak mengajak manusia untuk menemaninya ke neraka, oleh karenanya setan selalu mengajak manusia untuk berbuat maksiat dan dosa. Maka patutlah jika orang membuat istilah kesetanan untuk menyebut perbuatan manusia yang ingkar terhadap perintah tuhannya.

Betapapun jeleknya setan, sebagai manusia tidak boleh untuk menghinanya, karena bagaiamanapun setan adalah mahluk tuhan seperti manusia itu sendiri. Kita tau semua yang ada pada setan adalah kejelakan, akan tetapi manusia harus bisa mengambil pelajaran dari setan untuk bekal kehidupanya.

Salah satu pelajaran yang bisa diambil dari setan yaitu bahwa setan tidak pernah menyerah untuk menggoda manusia, apapun cara dan strateginya setan untuk menyesatkan manusia akan dilaksanakan, setan tak mengenal rasa menyerah walau sedikit, seyogyanya juga manusia jangan pernah menyerah untuk mendapatkan ampunan dan rahmat tuhan, manusia harus slalu berjuang sekuat tenaga untuk satu tujuan hidup didunia yaitu mencari ridho tuhan.

Jika malaikat adalah mahluk yang mulia karena tak pernah salah, dan setan adalah mahluk yang hina karena perbuatanya tak pernah benar, maka posisi manusia adalah ditengah-tengah, bisa melakukan kebenaran dan tak jarang tergelincir dalam dosa, akan tetapi perlu di ingat bahwa manusia adalah Ahsanu Taqwim, mahluk yang paling bagus dari segi penciptaanya. Oleh karenanya apabila manusia melakukan kebaikan maka manusia bisa lebih mulia dari malaikat, maka janganlah punya impian menjadi malaikat karena itu akan menurunkan derajat manusia yang pada hakekatnya lebih mulia daripada malaikat. Dan juga apabila manusia melakukan banyak dosa, posisinya bisa lebih hina daripada setan.

agar perilaku manusia bisa seperti malaikat yang tak pernah melakukan kesalahan dan tak pernah melanggar perintah tuhan, dan juga agar posisi manusia bisa seperti malaikat Jibril yang mendapatkan kemuliaan luar biasa disisi tuhannya, yaitu selalu bersua dengan tuhannya dan mahluk yang paling mulia, Nabi Muhammad SAW, maka kita harus berusaha sekuat tenaga untuk meniru akhlak malaikat jibril yang selalu taat kepada tuhannya. 

Diceritakan ketika nabi sedang berkumpul dengan sahabatnya, dan membahas 3 hal yang paling disukai dan bisa mendekatkan diri kepada Allah. maka nabi Muhamad bersabda tiga hal yang paling aku sukai yaitu wangian, wanita dan menjadikan sholat sebagai penenang hati. Kemudian para sahabtnya juga menceritakan tiga hal yang paling disukainya. 

Melihat nabi dan para sahabat tengah asyik membicarakan tiga hal yang paling disukainya, malaikat jibril tak tahan juga untuk mengikuti diskusi dan mengutarakan tiga hal yang disukai dan ingin dilaksanakan jika menjadi manusia.

Kemudian malaikat Jibril berkata kepada nabi Muhammad, “wahai Muhammad, Allah mengutusku kepadamu ketika Allah mendengar pembicaraanmu dengan para sahabat mengenai tiga hal yang paling disukainya, kemudian Allah memerintahkanmu untuk bertanya kepadaku mengenai tiga hal yang aku suka jika aku menjadi manusia”

Mendengar hal seperti itu kemudian nabi Muhammad bertanya kepada malaikat Jibril “tiga hal apa yang engkau sukai ketika menjadi manusia..?” setelah itu malaikat Jibril menjawab, sendainya aku bisa menjadi manusia maka pertama aku akan menunjukan jalan kebenaran kepada setiap orang yang tersesat. Oleh karenanya melihat di era sekarang banyak orang tersesat dari jalannya akan tetapi tidak menyadari bahwa dirinya tersesat, maka tugas kita sebagai manusia yang beriman untuk saling mengingatkan dalam ketakwaan dan kesabaran, semoga dengan hal tersebut Allah akan menunjukan kepada kita jalan yang benar, 

Yang kedua adalah aku akan mengasihi para pengembara yang taat, para pengembara disini adalah orang yang taat dan khusuk beribadah kepada Allah dimanapun tempatnya, keberadaanya ditengah masyarakat akan membuat kedamaian, apa yang dilakukannya tidak akan membuat polemik dan keresahan masyarakat, juga mampu menahan diri untuk tidak menyakiti sesama manusia dan mampu untuk tidak mengkafirkan sesama muslim.

Yang ketiga adalah aku akan menolong keluarga yang faqir, perlu dicatat juga bahwa menolong orang-orang lemah merupakan perintah agama, dan barang siapa yang menelantarkan mereka termasuk orang yang mendustakan agama. 

Singkat kata apabila kita sebagai manusia bisa melaksanakan tiga yang yang disukai malaikat Jibril ketika menjadi manusia maka kedudukan kita sebagai manusia sudah setara dengan kedudukan malaikat Jibril. Jadi dengan melaksanakan tiga hal tadi kita semua telah menjadi malaikat Jibril, mahluk yang sangat mulia disisi Tuhannya yang siap mennciptakan perdamaian dimuka bumi.

Baca Juga:  Antara Ibadah Personal dan Tanggungjawab Sosial-Kemanusiaan

Like it? Share with your friends!

0
15 shares

What's Your Reaction?

Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Lucu Lucu
1
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Wow Wow
1
Wow
Bingung Bingung
1
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
2
Suka