Keriuhan Pilpres Jangan Lengahkan Radikalisme


Harakatuna.com. Jember-Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur terus meningkatkan konsolidasi menjelang dihelatnya pesta demokrasi 17  April mendatang. Konsolidasi tersebut dilakukan dengan menggelar pertemuan di setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor se-Cabang Kencong.

Menurut Ketua PC GP Ansor Kencong, Muhammad Yasin Yusuf Ghazali, konsolidasi itu penting agar Ansor terhindar dari perpecahan akibat pilihan politik yang berbeda. Sebab bukan tidak mungkin dukungan politik dari individu pengurus Ansor menimbulkan fanatisme sehingga terjadi ketegangan antar pengurus Ansor.

“Itu yang wajib kita ingatkan. Yang boleh fanatik hanya kepada agama, bukan dalam dukungan politik kepada partai atau calon tertentu,” tukas Yusuf saat memberikan pengarahan di gedung Madrasah Islamiyah Syafi’iyah, Desa Kraton, Kecamatan Kencong, Kamis  (21/3).

Selain itu, Yusuf juga mengingatkan kader Ansor untuk tidak lengah terhadap gerakan radikal. Sebab gerakan radikal sampai kapanpun akan tetap berusaha untuk eksis, dan diam-diam bergerak di tengah-tengah  masyarakat. Jangan sampai keriuhan dan hingar-bingar politik menyebabkan lengahnya warga terhadap gerak langkah kelompok  radikal.

“Jadi yang pertama kita ingin konsolidasi, kedua kita harus tetap waspada terhadap gerakan radilkal,” jelasnya.

Konsolidasi tersebut dihadiri oleh jajaran PAC Ansor Kencong dan Ranting Ansor setempat.

 

Baca Juga:  Hibah Joint Curriculum Tingkatkan Daya Saing Perguruan Tinggi

Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Wow Wow
0
Wow
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Harakatuna

Harakatuna merupakan media dakwah yang mengedepankan nilai-nilai toleran, cerdas, profesional, kritis, faktual, serta akuntabel dengan prinsip utama semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasar pemahaman Islam: rahmat bagi semua makhluk di dunia.