Cara Agar Dinilai Allah Sebagai Orang Yang Bersyukur dan Bersabar


1
2 shares, 1 point

Menjadi orang yang sabar sekaligus bersyukur bukanlah perkara yang mudah. Hal ini dikarenakan menjadi orang yang bersabar itu belajarnya seumur hidup, ditambah lagi sabar itu suatu hal yang sangat mudah diucapkan akan tetapi berat dalam pelaksanaanya.

Menjadi orang sabar sebenarnya merupakan keutamaan, karena janji Allah dalam Al-Quran menyatakan bahwasanya Allah selalu Bersama orang yang bersabar, bukankah Bersama Sang Khaliq dalam setiap aktifitas kehidupan di dunia merupakan hidup yang paling damai dan diharapkan oleh mahluknya..?

Menjadi orang bersyukurpun amat sangat mulia dan menguntungkan bagi setiap manusia hal ini didasarkan kepada firman Allah yang artinya, barang siapa yang bersyukur maka akan ku tambahnya, dan barang siapa yang kufur terhadap nikmatnya maka sungguh azab Allah sangatlah pedih.

Menjadi orang yang tidak bersyukur di dunia sangatlah berbahaya hal ini dikarenakan akan adanya ancaman bahwa azab Allah yang sangat pedih.

Kalau kita merenung sejenak sebenarnya tiada alasan bagi kita yang hidup di dunia ini untuk tidak bersyukur, karena nikmat Allah itu sangat melimpah ruah namun sangat jarang disadari, bahkan Allah berfirman “Barang siapa yang menghitung nikmat Allah, maka tidak akan pernah bisa”.

Begitu utamanya menjadi orang yang bersabar dan bersyukur sehingga orang-orang banyak yang mengaku telah bersabar dan bersyukur akan tetapi sebenarnya mereka belumlah bersabar dan bersyukur.

Memang setiap orang mempunyai perspektif sendiri dalam mendefiniskan dan mengaplikasikan sabar dan syukur dalam kehidupannya. Akan tetapi bagaimana si agar kita bisa dicatat oleh Allah sebagai orang yang bersyukur dan bersabar. Jadi tidak hanya klaim diri sendiri saja yang menyatakan telah bersabar dan bersyukur.

Nah, untuk mengetahui cara agar dicatat sebagai orang yang bersabar dan bersyukur oleh Allah maka simaklah apa yang disabdakan Rosulullah sebagai berikut.

Baca Juga:  Konsep Kesetaraan Gender Perspektif Hadis

Rosulullah bersabda “dua hal apabila terdapat pada diri manusia maka Allah akan mencatatnya sebagai orang yang bersyukur dan bersabar, dan apabila dua hal ini tidak terdapat pada diri manusia maka Allah tidak mencatatnya sebagai orang yang bersyukur dan bersabar, barang siapa melihat perkara agamanya kepada orang yang diatasnya dan berusaha untuk mengikutinya dan melihat perkara dunia kepada orang yang dibawahnya kemudian mengucapkan hamdalah atas segala keutamaan yang telah diberikan Allah, maka Allah akan mencatatnya sebagai orang yang bersyukur dan bersabar. Dan barang siapa yang melihat perkara agamanya kepada orang dibawahnya dan melihat perkara dunianya kepada orang yang berada diatasnya dan bersedih hati karena sesuatu yang tidak didapatkanya maka Allah tidak akan mencatatnya sebagai orang yang bersyukur dan bersabar”.


Like it? Share with your friends!

1
2 shares, 1 point

What's Your Reaction?

Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Wow Wow
1
Wow
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
2
Suka