Rukun dan Tata Cara Shalat Jenazah


-3
7 shares, -3 points

Rukun shalat jenazah ada tujuh. Berikut adalah rukun dan tata cara shalat jenazah:

  1. Niat seperti niatnya shalat 5 waktu, seperti bersamaannya niat dengan mengucapkan takbiratul ihraam dan juga dalam niat mengucapkan fardhu seperti:
    Ushalli ‘Ala Hadza Al -Mayyit Fardhon Lillahi Ta’Alaa.
    Yang perlu di ingat bahwasanya niat tempatnya berada di hati. Adapun melafalkannya (mengucapkannya dengan mulut) adalah sunnah.
  2. Berdiri bagi yang bisa berdiri. Adapun bagi yang tidak kuasa untuk berdiri, maka bisa duduk. Apabila tidak bisa duduk, maka diperbolehkan tidur miring dengan menghadap ke arah kanan. apabila tidak bisa menghadap arah kanan, maka boleh ke arah kiri. Apabila tidak bisa, maka boleh dengan tidur terlentang. Apabila masih belum bisa shalat dengan cara di atas, maka boleh melakukan rukun shalat jenazah dengan bahasa isyarat. Apabila masih belum bisa juga, maka boleh melakukan rukun shalat jenazah di dalam hati.
  3. 4 takbir disertai takbiratu At-Taharrum. Di dalam takbir, disunnahkan mengangkat kedua tangan setinggi bahu dan meletakkan kedua tangan di bawah dada.
  4. Setelah takbir pertama: Membaca Al-Fatihah.
  5. Setelah takbir kedua: Membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.
  6. Setelah takbir ketiga: Berdoa untuk mayyit setelah tabir yang ketiga secara khusus, seperti Allahummagh fir lahu (jika mayyit laki-laki) atau lahaa (jika mayyit perempuan).
  7. Setelah takbir yang ke empat: Salam. Setelah takbir yang ke empat, tidak ada kewajiban yang lain selain salam, namun disunnahkan membaca Allahumma Laa Tahrimnaa Ajrahu/Haa Wa Laa Taftinnaa Ba’dahu/Haa Waghfir Lanaa Wa Lahu/Haa.

Adapun doa shalat jenazah adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang berbunyi sebagai berikut:

“Allahumma Ighfir Lahu/Haa Wa Irhamhu/haa Wa’fu anhu/haa Wa ‘Aaafihi, Wa Akrim Nuzulahu/haa Wa Wassi’ Madghalahu/haa Wa Ighsilhu/haa bi Al- Ma’i Wa Ats- Tsalji Wa Al- Barodi Wa Naqqihi Min Al- Khotoyaa Kamaa Ats- Tsaub Al- Abyadhi Min Al- Danasi Wa Abdilhu/haa Daaron Khoiron Min Daarihi/haa Wa Ahlan Khoiron Min Ahlihi/haa Wa Zaujan Khoiron Min Zaujihi/haa Wa Adkhilhu/haa Al- Jannata Wa A’idzhu/haa Min ‘Adzabi Al- Qobri Wa Fitnatihi Wa Min ‘Adzabi An- Naar. [n].

Baca Juga:  Imbalan Puasa Orang Munafik

 


Like it? Share with your friends!

-3
7 shares, -3 points

What's Your Reaction?

Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Terkejut Terkejut
2
Terkejut
Wow Wow
0
Wow
Bingung Bingung
2
Bingung
Marah Marah
1
Marah
Suka Suka
6
Suka
Harakatuna

Harakatuna merupakan media dakwah yang mengedepankan nilai-nilai toleran, cerdas, profesional, kritis, faktual, serta akuntabel dengan prinsip utama semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasar pemahaman Islam: rahmat bagi semua makhluk di dunia.