28.3 C
Jakarta

Jangan Mudah Menuduh Orang Lain Dengan Sebutan Lonte

Artikel Trending

Kata lonte dalam tradisi masyarakat Indonesia adalah bermakna kasar. Yaitu bermakna sebagai pezina ataupun pelacur. Kata lonte ini kembali viral di media sosial karena salah seorang penceramah yang sampai menyebut kata ini sampai 12 kali dalam salah satu ceramahnya. Kemudian netizen ramai-ramai membuat tagar #lonte di media sosial Twitter, sehingga menjadi virallah kata ini.

Islam sebagai agama yang kaffah mengatur segala aspek kehidupan juga mengajarkan umatnya untuk tidak mudah menuduh orang dengan sebutan pezina, pelacur dan lonte. Apabila orang Islam akan menuduh orang sebagai pezina maka syarat utama yang harus dilakukan adalah mendatangkan empat orang saksi yang melihat kejadian. Dan apabila orang yang akan menuduh seseorang sebagai pezina gagal mendatangkan empat orang saksi maka orang yang menuduh pezina ini dianggap sebagai qadzaf (menuduh orang zina tanpa saksi).

Perlu diketahui bahwa menuduh orang sebagai pezina dan lonte atau yang bermakna sejenis tanpa mendatangkan empat orang saksi adalah termasuk bentuk qadzaf yang dosanya lebih besar dari pada zina itu sendiri. Hukuman qadzaf dalam Al-Quran sendiri sudah diterangkan yaitu 80 kali deraan (cambukan)

Kenapa dosa menuduh orang sebagai lonte (qadzaf) ini lebih besar daripada zina itu sendiri..?

Dalam nas Al-Quran dan Sunah sendiri dengan jelas melakukan zina adalah dosa besar. Namun menuduh orang sebagai lonte tanpa bisa mendatangkan empat orang saksi dosanya lebih besar daripada zina itu sendiri. Sebab, qadzaf itu bisa menghancurkan nama baik dan kehormatan seseorang, anak-anaknya dan keluarganya dan bahkan masyarakatnya. Sedangkan zina, apabila pelakunya benar-benar bertaubat maka janji Allah akan mengampuninya.

Bahaya Menuduh Orang sebagai Lonte

Rasulullah dalam sebuah hadis juga mengingatkan bahwa menuduh orang sebagai lonte (berzina) termasuk tujuh dosa besar yang membinasakan dan tidak memasukkan zina sebagai dosa besar yang membinasakan walaupun zina itu jelas dosa besar. Nabi Muhammad bersabda

BACA JUGA  Jagalah Empat Permata dalam Diri Manusia

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – عَنِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ » . قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ ، وَمَا هُنَّ قَالَ « الشِّرْكُ بِاللَّهِ ، وَالسِّحْرُ ، وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِى حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ ، وَأَكْلُ الرِّبَا ، وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ ، وَالتَّوَلِّى يَوْمَ الزَّحْفِ ، وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلاَتِ

BACA JUGA  Tidak Dikatakan Beriman, Orang Yang Suka Mencaci Maki

Dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad, beliau bersabda. “Jauhilah tujuh dosa yang membinasakan (al-muubiqaat).” Mereka berkata, “Wahai Rasulullah, apa saja dosa yang membinasakan tersebut?”. Beliau bersabda, “(1) Syirik kepada Allah. (2) sihir. (3) membunuh jiwa yang haram untuk dibunuh kecuali jika lewat jalan yang benar. (4) makan riba. (5) makan harta anak yatim. (6) lari dari medan perang. (7) qadzaf (menuduh wanita mukminah yang baik-baik dengan tuduhan zina).” [HR. Bukhari-Muslim]

Dalam sebuah riwayat hadis dikatakan bahwa suatu hari Hilal Bin Umaiyah menuduh istrinya berzina ketika ia menemukan istrinya bersama laki-laki lain dan mengadukannya kepada Nabi. Nabi Muhammad menjawab, “hadirkan empat orang saksi” jika tidak hukuman qadzaf di punggungmu. Hilal bertanya, “Ya Rasulullah apakah jika melihat laki-laki menaiki istrinya, ia harus mencari empat orang saksi. Rasulullah tetap menjawab, “hadirkan empat orang saksi atau had (hukuman) qadzaf menimpa punggungmu.

Dengan demikian hati-hatilah, jangan mudah menuduh orang sebagai lonte. Karena menuduhnya sebagai lonte tanpa mendatangkan empat orang saksi adalah termasuk tujuh dosa besar yang membinasakan. Dan terakhir jauhilah berzina dan menuduh orang berzina karena keduanya adalah memang dosa besar.

 

 

 

Khalwani Ahmad
Khalwani Ahmad
Pemerhati Sejarah Peradaban Islam Nusantara

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru