Harakatuna.com. Jakarta — Dewan Pimpinan Wilayah Ahlulbait Indonesia (DPW ABI) DKI Jakarta menerima kunjungan kerja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi DKI Jakarta di Sekretariat DPW ABI DKI Jakarta, Pulo Gebang Indah, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial serta mendukung pembangunan di Ibu Kota.
Pertemuan dihadiri Ketua DPW ABI DKI Jakarta, Anis Muhamad. Sementara dari pihak Bakesbangpol DKI Jakarta hadir Muhammad Jajuli didampingi Rayhan.
Dalam kesempatan tersebut, Jajuli menyampaikan salam dari Kepala Bakesbangpol DKI Jakarta yang berhalangan hadir karena mengikuti agenda pembahasan anggaran bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Beliau menyampaikan salam hangat kepada DPW ABI DKI Jakarta dan berharap dapat berkunjung langsung pada kesempatan berikutnya,” ujar Jajuli.
Ketua DPW ABI DKI Jakarta, Anis Muhamad, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap komunikasi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah daerah dapat terus diperkuat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bakesbangpol DKI Jakarta. Kami berharap mendapatkan arahan dan pendampingan agar organisasi dapat terus berkontribusi secara tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Anis.
Dalam dialog yang berlangsung, DPW ABI DKI Jakarta turut menyampaikan sejumlah agenda organisasi, di antaranya terkait pengajuan e-Hibah yang berkaitan dengan aspek legalitas organisasi serta evaluasi pelaksanaan Indeks Kinerja Organisasi (IKO).
Menanggapi hal tersebut, Jajuli menjelaskan bahwa kunjungan kepada organisasi kemasyarakatan merupakan agenda rutin Bakesbangpol untuk memperkuat tata kelola dan mendorong peningkatan kapasitas kelembagaan.
“Kami terus mendorong seluruh ormas melengkapi aspek legalitasnya. Organisasi yang belum berbadan hukum tetap dapat menjalankan kegiatan, tetapi untuk mengakses hibah pemerintah diperlukan status badan hukum,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi partisipasi DPW ABI DKI Jakarta dalam pengisian kuesioner IKO.
“Partisipasi dari ABI termasuk yang cukup tinggi. Untuk perkembangan penghargaan IKO, saat ini kami masih menunggu informasi lanjutan dari pemerintah pusat,” tambahnya.
Selain membahas tata kelola organisasi, pertemuan juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Ormas dan pemerintah daerah memiliki peran yang saling melengkapi dalam menjaga stabilitas sosial dan politik. Sinergi yang baik menjadi kunci agar Jakarta tetap rukun, kondusif, dan memiliki komunikasi yang sehat antara masyarakat dan pemerintah,” ujar Jajuli.
Dalam kesempatan tersebut, Bakesbangpol turut menyampaikan sejumlah program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membutuhkan dukungan organisasi kemasyarakatan, di antaranya program pilah sampah dan Jaga Jakarta.
Menurut Jajuli, peran organisasi kemasyarakatan sangat strategis dalam memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.
“Kami berharap ormas dapat terlibat aktif dalam sosialisasi program pilah sampah di tingkat komunitas serta mendukung program Jaga Jakarta untuk menjaga kondusivitas wilayah,” katanya.
Pertemuan ditutup dengan penyerahan plakat dari DPW ABI DKI Jakarta sebagai bentuk apresiasi atas kunjungan dan dukungan Bakesbangpol terhadap penguatan peran organisasi kemasyarakatan.
Melalui pertemuan ini, kedua pihak berharap sinergi yang terbangun dapat memperkuat kontribusi organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan sosial, menjaga harmoni masyarakat, serta mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih partisipatif di DKI Jakarta.
