29.5 C
Jakarta

Ini Bahaya Maksiat Kepada Allah Bagi Kehidupan

Artikel Trending

Asas-asas IslamTasawufIni Bahaya Maksiat Kepada Allah Bagi Kehidupan
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com – Manusia sebagai makhluk yang diciptakan oleh Allah paling sempurna mempunyai kewajiban dalam hidupnya. Kewajiban itu adalah untuk taat kepada perintah Allah dan menjauhi segala larangannya. Apabila manusia tidak menjalankan kewajiban tersebut maka manusia telah berbuat maksiat kepada Allah. Tentu semua manusia yang berakal telah mengetahui bahwa maksiat itu berbahaya baik bagi dirinya maupun bagi kehidupan. Dan berikut bahaya maksiat bagi kehidupan di bumi.

Sebagai insan beragama pastinya mengetahui bahwa bahaya paling utama dari maksiat kepada Allah adalah akan masuk neraka.

وَمَنْ يَعْصِ اللهَ وَرَسُولَهُ وَيَتَعَدَّ حُدُودَهُ يُدْخِلْهُ نَارًا خَالِدًا فِيهَا وَلَهُ عَذَابٌ مُهِينٌ

Artinya: “Dan barang siapa yang bermaksiat kepada  Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya. Dan baginya siksa yang menghinakan.” [QS an-Nisa:14]

Bahaya maksiat kepada Allah ini selain akan diancam dengan balasan neraka juga mengakibatkan  hidupnya tidak tenang. Nabi Muhammad bersabda

BACA JUGA  Suka Melihat Senja Di Sore Hari, Ini Manfaat Melihat Langit Menurut Ulama

يَا وَابِصَةُ اسْتَفْتِ نَفْسَكَ، الْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّ إِلَيْهِ الْقَلْبُ، وَاطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ، وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي الْقَلْبِ، وَتَرَدَّدَ فِي الصَّدْرِ، وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ

Artinya: “Wahai Wabishah, mintalah petunjuk dari jiwamu. Kebaikan itu adalah sesuatu yang dapat menenangkan dan menenteramkan hati dan jiwa. Sedangkan keburukan (maksiat) itu adalah sesuatu yang meresahkan hati dan menyesakkan dada. Meskipun manusia membenarkanmu dan manusia memberimu fatwa (membenarkan).” [HR. Ahmad]

Dalam hadis ini jelas bahwa maksiat itu menyebabkan keresahan hati. Keresahan hati ini tentu menyebabkan hidupnya tidak tenang. Dan coba renungkan dalam hati, “Bukankan ketiadaan ketenangan dalam hidup merupakan siksaan?”. Seseorang dalam hidupnya pasti menghendaki ketenangan hidup. Dan ketenangan hidup ini hanya bisa didapatkan dengan ketaatan dan tidak melakukan kemaksiatan.

Dengan demikian menjadi jelas bahwa bahaya maksiat bagi kehidupan adalah kelak di akhirat akan diganjar dengan neraka. Dan di kehidupan dunia tiada mendapatkan ketenangan dan ketentraman. Wallahu A’lam Bishowab.

Ahmad Khalwani, M.Hum
Ahmad Khalwani, M.Hum
Penikmat Kajian Keislaman

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru