34.2 C
Jakarta

FKPT Sumsel Terus Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Artikel Trending

AkhbarDaerahFKPT Sumsel Terus Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Palembang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera Selatan (Sumsel) terus menggencarkan sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme. Hal itu diungkapkan Ketua FKPT Sumsel Romi Afriansyah kepada media pada Minggu 31 Maret 2024.

“Kita terus menggencarkan sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme menyasar berbagai kalangan,” ungkapnya.

Dijelaskan Romi, mengenai sasaran sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme disasarkan kepada berbagai kalangan. Seperti perempuan, remaja, anak-anak. 

“Pencegahan radikalisme dan terorisme terutama segmentasi perempuan dan remaja yang dinilai labil. Seperti yang dikatakan Kepala BNPT perempuan mudah terpengaruh, dan remaja mudah diiming-imingi,” jelasnya. 

Pihaknya juga menuturkan, program sosialisasi FKPT Sumsel di antaranya BNPT Goes to School yang menyasar sekolah-sekolah. “Juga kemudian menyasar kampus-kampus, jadi kita targetkan lebih masif ke sana untuk remaja-remaja,” tuturnya. 

Selain itu, Romi menyampaikan sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme juga dilakukan di berbagai sosial media. “Melalui sosmed agar menyasar luas ke kalangan remaja,” ucapnya. 

BACA JUGA  Kakanwil Depag Sumut Sebut Pondok Pesantren Bukan Ladang Kekerasan

Kendati itu, Romi menyebutkan bahkan BNPT dan FKPT Sumsel sering mengadakan lomba setiap tahun sekaligus memberi sosialisasi kepada remaja. “Jadi melalui lomba seperti band atau lomba yang disukai remaja, bisa mendatangkan keramaian dari para remaja yang kemudian dapat mendengarkan sosialisasi pencegahan terorisme dan radikalisme,” tutupnya. 

Diberitakan sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan FKPT Sumsel terus berupaya menjadikan eks narapidana terorisme menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) yang baik. 

“Strategi yang dilakukan BNPT dalam rangka untuk menjadikan eks napiter menjadi WNI yang baik, salah satunya telah memberi edukasi saat mereka masih di Lapas,” ungkap Romi.

Romi Afriansyah menjelaskan, edukasi atau pembelajaran diberikan kepada eks napiter melalui Subdit khusus dari BNPT sejak di Lapas. 

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru