28.2 C
Jakarta

Perintah Bacalah dan Keutamaan Ilmu

Artikel Trending

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Bullshit Para “Pembela” Islam

Sejak Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta, Rabu, 19 November 2014, para pembela Islam tidak bisa hidup tenang sampai hari ini. mereka semakin radikal. Radikalisme...

Memberantas FPI, Memberantas Pembising Negeri

Sejumlah anggota TNI berseragam lengkap mendatangi Markas DPP Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/11) lalu. Mereka menurunkan baliho Habib...

Daftar Daerah yang Tegas Menolak Kehadiran Rizieq Shihab dan FPI

Gelombang penolakan atas keberadaan organisasi Front Pembela Islam menjalar kemana-mana, utamanya pasca kedatangan Rizieq Shihab ke Indonesia dari pelariannya atas kasus hukum yang menimpa....

Budaya Akademik dan Etos Kerja Dalam Islam

Islam sebagai agama yang kaffah tentu mengatur secara komprehensif segala aktifitas manusia dari mulai bangun tidur samapai tidur kembali. Sebagai agama yang kaffah, Islam...

Jangan Sampai Mendewa-dewakan Mereka yang Mengaku Keturunan Nabi

Gelar “habib” (jamaknya “habaib”) menjadi pembeda antara keturunan Nabi Saw. dan selain beliau. Sakralitas gelar habib tak kalah menarik dibandingkan dengan predikat nabiyullah yang...

Revolusi Akhlak HRS vs Revolusi Akhlak Syekh Abu ‘Ala ‘Afifi

Era pandemi Covid-19 hingga menjelang akhir tahun 2020 ini belum nampak akan berakhir. Meskipun adanya perubahan, situasi dan kondisi saat ini pasca pulangnya Habib...

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baleho. Suasana damai tenan, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Pertama kali yang dididik oleh Nabi Muhammad kepada umat adalah sisi tauhidnya. Sebuah hubungan dengan Tuhannya. Ketika wahyu pertama kali turun, manusia diberi pengertian siapakah dirinya? Siapakah Tuhanmu? Dan bagaimana laku dalam hidupnya? Wahyu pertama yang turun adalah ayat iqra’ biismi rabiika alladzi khalaq., bacalah dengan nama Tuhanmu Yang Maha Menciptakan. Perintah membaca, bukan yang lainnya.

Dalam puisi Kang Maman Suherman;

Bukan
Sembahlah Aku!
Bukan
Sembahyanglah!
Bukan
Berpuasalah untukku!

Apalagi
Berkuasalah!
Saling menaklukanlah!
Saling mengkafirkanlah!

Bukan!
Bukan!
Bukan!

Bukan itu!
Ia mininta kita:
Bacalah
Bacalah
Bacalah

Dalam ceramah alm. K.H. Hasyim Muzadi menejelaskan bahwa dalam beberapa tafsir Al-Qur’an yang mu’tabar, perintah Tuhan apabila tidak disertai keterangan spesifik maka ia berlaku untuk semua hal.

Contohnya dalam konteks ayat pertama dalam surat Al –Alaq tadi kata iqra’ yang berarti bacalah tidak disertai dengan keterangan apa yang harus dibaca. Dalam hal ini, semua bisa dibaca dan menggunakan alat-alat yang diberikan Tuhan untuk membaca, serta didahului dengan menyebut nama Tuhan.

Perintah membaca yang pertama ditujuhkan kepada Al-Qur’an. Kitab yang berisi aturan-aturan, hubungan manusia dengan tuhan dan manusia dengan manusia, serta beberapa kejadian dan peristiwa.

Membaca Al-Qur’an membutuhkan ilmu. Oleh karena itu betapa pentingnya keberadaan madrasah atau lembaga pendidikan lainnya. Setelah mampu membaca, seorang akan naik kepada tahapan apa isi dari yang dibaca? Bagaimana tafsirannya? Dan mengamalkannya seperti apa? Tentunya untuk mencapai tahapan-tahapan tersebut diperlukan berbagai disiplin ilmu.

Kiai Hasyim menyebutkan bahwa para ulama berkata, barang siapa memiliki ilmu yang digunakan untuk bertaqwah kepada Allah, maka ilmu yang dimiliki akan bermanfaat, baik ilmu agama maupun ilmu dunia.
Orang yang memiliki ilmu tetapi tidak dilandasi dengan khosyatullah, maka ilmu tersebut tidak akan bermanfaat, baik ilmu agama maupun dunia. Orang yang mengerti belum tentu dapat mengamalkan.

Antara keberadaan amal dan ilmu ada hal yang merekatkan keduanya, yakni rasa takut kepada Allah (khosyatullah). Contoh orang mengerti bahwa sholat sehari ada 5 waktu, tetapi karena tidak adanya rasa takut kepada Allah, ia memilih untuk sholat lima hari sekali. . “Siapa yang takut Allah ilmunnya akan menjadi amal dan amalnya akan dilandasi ilmu.” Dawuh Kiai Hasyim Muzadi. Jika demikian, maka yang terisi tidak hanya otak dan pikiran saja, tetapi juga hati. Karena ilmu yang diamalkan adalah amal yang dilandasi ilmu.

Takut kepada Tuhan bisa dibentuk dengan beribadah, wirid atau mendengarkan nasihat. Kebiasaan-kebiasaan ini bisa meningkatkan rasa takut kepada Allah. Dengan takut kepada Allah ilmunya akan berubah menjadi ilmu amaliyah dan amalnya menjadi amal ilmiah. Jika sudah memiliki keduanya, maka seseorang bisa diisi dengan ilmu agama untuk jadi orang alim atau ulama. Diisi dengan ilmu dunia untuk menjadi berbagai ahli ilmu pengetahuan umum.

Apakah ilmu dunia juga bisa? Beberapa orang masih menganggap bahwa ilmu dunia tidak sebegitu penting ilmu agama, benarkah?

Baik ilmu agama maupun ilmu dunia sama-sama berasal dari Allah. Ilmu agama berasal dari ayat-ayat Allah sementara ilmu umum berasal dari dunia yang diciptakan Allah. Kemudian Allah memerintahkan untuk menyelediki sehingga muncul berbagai ilmu pengetahuan melalui penelitian-penelitian.

Contoh, dari kita menanam biji-bijian, tanpa kita menarik pohon itu sudah tumbuh Dari pekerjaan ini muncul ilmu pengetahuan biologi, gizi, pertanian, ekonomi, dan lain sebagainya. Bukti dari ilmu ini berasal dari Allah adalah hanya sedikit saja upaya dan usaha kita untuk menumbuhkan biji ini. Itupun tidak akan hasil tanpa kehendak Allah, semua berasal dari kehendak Allah.

Ilmu tanpa agama seperti rumah tanpa fondasi, agama tanpa ilmu seperti fondasi tanpa rumah. Sehingga keduanya begitu penting. Untuk menguasai ilmu-ilmu ini, tentunya diperlukan sebuah pekerjaan yang juga menjadi perintah pertama kepada Muhammad, yakni bacalah!

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Dosakah Pemeran dan Penyebar Video Asusila Mirip Gisel?

Akhir-akhir ini sedang viral tentang beredarnya video asusila yang menyangkut nama seorang artis Indonesia. Dalam video tersebut terdapat adegan intim yang dilakukan seorang laki-laki...

Memanas Lagi, ISIS Tewaskan Delapan Orang di Irak Utara

 Harakatuna.com. Baghdad-Sedikitnya delapan orang, termasuk lima petugas keamanan, tewas pada Sabtu dalam serangan kelompok teror Daesh/ISIS di Provinsi Saladin utara Irak, menurut sumber militer. "Serangan...

Mitigasi Bahaya Narasi Konservatisme Agama di Media Sosial

Akhir-akhir ini, konservatisme agama kian menguat di media sosial. Dalam konteks ini, jika kita ikuti perkembangan yang ada, konservatisme agama menguat karena dipantik oleh...

Agenda Kegiatan: Kuliah Umum Kajian Timur Tengah UIN Yogyakarta

✨ Kuliah Umum Kajian Timur Tengah Pascasarjana UIN sunan Kalijaga Yogyakarta ✨ 📚 “Perubahan Pemikiran & Politik di Timur Tengah: Tumbuh Kembang Wahhabisme & Kerajaan...

Memberantas FPI, Memberantas Pembising Negeri

Sejumlah anggota TNI berseragam lengkap mendatangi Markas DPP Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/11) lalu. Mereka menurunkan baliho Habib...

Raja Salman dan Erdogan Buka Babak Baru Melalui Dialog

Harakatuna.com. Ankara - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz dan Presiden Turki Tayyip Erdogan sepakat memperbaiki hubungan bilateral dan menyelesaikan berbagai masalah lewat dialog. Kedua pemimpin itu berbicara melalui...

Jangan Sampai Mendewa-dewakan Mereka yang Mengaku Keturunan Nabi

Gelar “habib” (jamaknya “habaib”) menjadi pembeda antara keturunan Nabi Saw. dan selain beliau. Sakralitas gelar habib tak kalah menarik dibandingkan dengan predikat nabiyullah yang...

Bullshit Para “Pembela” Islam

Sejak Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta, Rabu, 19 November 2014, para pembela Islam tidak bisa hidup tenang sampai hari ini. mereka semakin radikal. Radikalisme...