Lawan Hoaks dengan Santun saat Masa Tenang


Harakatuna.com. Jakarta-Wakil Kepala Rumah Aspirasi Michael Umbas meminta semua pihak menahan diri saat masa tenang Pemilu Serentak 2019. Komitmen untuk melawan hoaks atau kabar bohong harus tetap dikedepankan.

“Jika masih ada kita lawan dengan santun. Jangan ganggu pemilih untuk bersikap,” ujar Umbas di Jakarta, Senin, 15 April 2019.

Ia berharap tak ada hoaks, isu negatif yang menyudutkan satu sama lain di ruang publik. Sebab sejatinya masa tenang merupakan momen bagi masyarakat untuk berpikir jernih tentang kontestasi 17 April nanti.

Dia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Sebab, partisipasi masyarakat sangat penting bagi keberlangsungan bangsa dan negara.

“Jangan jadi golongan putih alias golput. Sebab golput sama artinya tidak mencintai masa depan bangsa, dengan menihilkan kewajiban memilih yang terbaik,” ujar dia.

Pada masa tenang inilah, kata dia, masyarakat punya banyak waktu untuk menimbang-nimbang pilihan. “Kini, saatnya kita menentukan pilihan pada 17 April 2019. Ingat persatuan selalu di atas segala-galanya,” tandas Umbas.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman mengingatkan semua pihak tentang esensi pemilihan umum. Pesta demokrasi lima tahun sekali itu sejatinya untuk menentukan pemimpin secara adil.

“(Maka) Dalam setiap kompetisi harus selalu siap menang dan siap kalah,” ujar Arief di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019.

Hal ini diutarakan usai debat pamungkas berlangsung. Arief juga mengingatkan semua pihak menjaga ketenangan selama masa tenang dalam Pemilu 2019 yang dimulai Minggu, 14 April 2019.

Arief menyampaikan pesan kepada penyelenggara pemilu, peserta pemilu, dan pemilih dalam menyongsong masa tenang dan masa pemungutan suara 2019.

Kepada penyelenggara pemilu, Arief berpesan agar senantiasa menuntaskan tugas-tugasnya dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip kerja yang profesional, transparan, bertanggung jawab dan berintegirtas.

Baca Juga:  Lagi, HTI Sebut Tokoh NU, Hadapkan Kapolri dengan KH Wahid Hasyim

Sementara kepada peserta pemilu, Arief meminta agar tak lagi melakukan kegiatan kampanye dalam bentuk apapun.

Arief berharap masa kampanye dan rangkaian debat pilpres yang telah selesai digelar dapat memberikan referensi kepada pemilih sebelum menggunakan hak suaranya Rabu, 17 April 2019 mendatang.

“Kepada pemilih kami menyerukan agar dapat berpartisipasi dalam proses pemungutan dan penghitungan suara serta rekapitulasi hingga penetapan hasil pemilu secara nasional,” ujar Arief.

Sumber: Medcom


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Wow Wow
0
Wow
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Harakatuna

Harakatuna merupakan media dakwah yang mengedepankan nilai-nilai toleran, cerdas, profesional, kritis, faktual, serta akuntabel dengan prinsip utama semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasar pemahaman Islam: rahmat bagi semua makhluk di dunia.