FKUB Mempawah Bersama IAIN Pontianak dan STAKat Pontianak Bahas Penguatan Toleransi Beragama

Ahmad Fairozi, M.Hum.

11/06/2026

3
Min Read

Harakatuna.com. Mempawah – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mempawah menerima kunjungan audiensi dan silaturahmi dari tim peneliti Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak dan Sekolah Tinggi Agama Katolik (STAKat) Negeri Pontianak dalam rangka pelaksanaan penelitian bertema “Praktik Humanisme Religius dalam Komunitas Beragama di Kalimantan Barat: Memperkuat Toleransi, Etika, Kemanusiaan dan Harmoni Sosial untuk Pembangunan Nasional.”

Kegiatan berlangsung di Kantor FKUB Kabupaten Mempawah pada Selasa (9/6/2026) dan menjadi bagian dari upaya penguatan kajian akademik mengenai kehidupan keberagaman di Kalimantan Barat. Tim peneliti dipimpin oleh Prof. Dr. H. Zainudin, M.A., dengan anggota Elmansyah, M.Si., Ona Sastro Lumban Tobing, M.Th., Oktavianey Gasperius, M.Th., serta Angga Setya Bhakti, M.A.

Penelitian tersebut dilaksanakan melalui program Mora The Air Fund 2026, sebuah program yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas riset lanjutan (advanced studies) di berbagai bidang keilmuan guna menjawab tantangan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Kedatangan tim peneliti disambut langsung oleh Ketua FKUB Kabupaten Mempawah H. Askandar, S.H., Wakil Ketua H. M. Sholihin, S.Pd.I., Dr. Enggen, serta seluruh jajaran pengurus FKUB Kabupaten Mempawah.

Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan juga dimanfaatkan untuk melakukan pendalaman data melalui wawancara dan diskusi bersama pengurus FKUB. Fokus penelitian berada pada bidang sosial humaniora, khususnya mengenai praktik keharmonisan kehidupan beragama di Kabupaten Mempawah yang dikenal memiliki masyarakat multikultural dan beragam.

BACA JUGA  Densus 88 Ingatkan Bahaya Radikalisasi Anak Melalui Game Online

Ketua tim penelitian, Prof. Dr. H. Zainudin, M.A., menjelaskan bahwa riset tersebut merupakan bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan yang mencakup bidang keagamaan, sosial humaniora, sains dan teknologi, ekonomi, hingga kebijakan layanan pendidikan dan keagamaan di lingkungan Kementerian Agama.

“Penelitian ini menjadi bagian dari upaya pengembangan ilmu pengetahuan yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan bangsa melalui pendekatan akademik dan kemanusiaan,” ujarnya.

Ia berharap hasil penelitian nantinya dapat menghasilkan rekomendasi yang memperkuat nilai toleransi, etika kemanusiaan, serta harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Mempawah, H. Askandar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pelaksanaan penelitian yang melibatkan FKUB sebagai mitra penguatan kerukunan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada ketua dan seluruh anggota tim penelitian yang telah berkenan mengunjungi Kantor FKUB Kabupaten Mempawah dan berdiskusi bersama pengurus FKUB. Semoga kunjungan ini membawa manfaat dan kebaikan bagi kehidupan umat beragama, khususnya di Kabupaten Mempawah,” katanya.

Senada dengan itu, Wakil Sekretaris FKUB Kabupaten Mempawah, Muhardi, S.Sos.I., berharap hasil penelitian dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan sosial masyarakat. “Kami berharap penelitian ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam menjaga dan memperkuat kerukunan antarumat beragama serta mendukung pembangunan nasional yang berlandaskan nilai-nilai toleransi dan kemanusiaan,” pungkasnya.

Leave a Comment

Related Post