Prabowo dan PM Modi Sepakati Penguatan Kerja Sama Kontra Terorisme Indonesia–India

Ahmad Fairozi, M.Hum.

08/07/2026

3
Min Read
Prabowo dan PM Modi Sepakati Penguatan Kerja Sama Kontra Terorisme Indonesia–India

Harakatuna.com. Jakarta – Indonesia dan India memperkuat kemitraan strategis di bidang keamanan dengan menyepakati peningkatan kerja sama penanggulangan terorisme dan kejahatan lintas negara. Kesepakatan tersebut menjadi salah satu hasil utama pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Dalam keterangan pers bersama usai pertemuan bilateral, Presiden Prabowo mengatakan kedua negara telah membahas berbagai isu strategis yang menjadi kepentingan bersama, mulai dari politik, keamanan, ekonomi, hingga pengembangan teknologi. “Perdana Menteri Modi dan saya telah melakukan pertemuan yang intensif dan sangat produktif yang orientasinya ke depan mengenai sejumlah isu strategis yang menjadi kepentingan bersama kedua negara,” ujar Prabowo.

Salah satu fokus utama pembahasan adalah penguatan kerja sama keamanan di tengah meningkatnya tantangan ancaman lintas negara, termasuk terorisme, kejahatan transnasional, dan perkembangan teknologi yang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Prabowo menegaskan Indonesia dan India sepakat memperkuat kolaborasi melalui penyelenggaraan Indonesia–India Security Dialogue yang ketiga sebagai forum strategis untuk meningkatkan koordinasi antarlembaga keamanan kedua negara.

“Seiring dengan meningkatnya tantangan isu keamanan lintas negara, kami berkomitmen untuk memperdalam kerja sama pengembangan kapasitas di bidang teknologi baru, penanggulangan kejahatan lintas negara, serta pengembangan infrastruktur digital,” katanya.

Selain memperkuat kerja sama kontra terorisme, kedua negara juga sepakat meningkatkan intensitas hubungan bilateral melalui kunjungan tingkat tinggi, konsultasi antarpemerintah, serta penguatan kerja sama antarlembaga, termasuk lembaga kajian (think tank) dan kelompok persahabatan parlemen yang baru dibentuk. “Termasuk lembaga think tanks dan parliamentary friendship groups yang baru dibentuk,” ujar Prabowo.

Dalam bidang konektivitas, Indonesia dan India juga mendorong pengembangan infrastruktur strategis untuk memperkuat hubungan kedua negara. Prabowo menyampaikan dukungan terhadap pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar, sementara India mendukung pengembangan Pelabuhan Sabang di Aceh sebagai jalur penghubung strategis kedua kawasan. “Hubungan antara masyarakat kedua negara juga akan semakin erat dengan meningkatnya konektivitas. Untuk itu, saya menyampaikan dukungan terhadap pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar di India,” kata Prabowo.

BACA JUGA  Wali Kota Jakpus Ingatkan Bahaya Radikalisme bagi Pelajar

“Dan juga pengembangan dan pembangunan Pelabuhan Sabang di Aceh sebagai penghubung strategis antara Pulau Sabang dan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India,” lanjutnya.

Di sektor ekonomi, Indonesia dan India menegaskan komitmen memperkuat perdagangan bilateral melalui percepatan pembahasan Indonesia–India Preferential Trade Agreement serta peninjauan peningkatan ASEAN–India Trade in Goods Agreement (AITIGA). Kedua negara juga menyepakati pengembangan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR untuk meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan.

“Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan,” ujar Prabowo.

Sementara itu, kerja sama di sektor energi akan difokuskan pada pengembangan pembangkit listrik tenaga surya, pertukaran teknologi, serta peningkatan kapasitas di bidang teknologi nuklir untuk mendukung ketahanan energi nasional. “Di tengah situasi global saat ini, kami juga mendorong penguatan kerja sama di bidang ketahanan energi, termasuk pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya, juga saling tukar teknologi dan kapasitas di bidang teknologi nuklir,” katanya.

Di bidang kesehatan, kedua negara juga berkomitmen memperluas kerja sama melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan Indonesia, termasuk dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya. “Ke depan, kami juga berkomitmen untuk memperdalam kerja sama di bidang kesehatan serta berharap dapat memperluas kesempatan meningkatkan kapasitas bagi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya,” pungkas Prabowo.

Leave a Comment

Related Post