34.2 C
Jakarta

Pancasila dan Moderasi Beragama Dinilai Wujudkan Kerukunan

Artikel Trending

AkhbarNasionalPancasila dan Moderasi Beragama Dinilai Wujudkan Kerukunan
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Jakarta – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) kembali menyelenggarakan Pembinaan Ideologi Pancasila kali ini di Pondok Pesantren El-Bayan, Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis, (29/3/2024).

Selain perkokoh nilai-nilai Pancasila kepada ratusan santri, Kepala BPIP juga menyalurkan 100 paket sembako untuk para santri. Acara dengan tema “Peran Pancasila dan Moderasi Beragama dalam Mewujudkan Kedamaian dan Kerukunan” tersebut diharapkan dapat menjadi momen rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa.

Kepala BPIP Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. mengatakan dengan rasa syukur, maka akan ditambahkan nikmatnya oleh Tuhan yang Maha Esa. Tidak hanya itu, dalam keynote speakernya, Presiden Asosiasi Rektor Perguruan Tinggi Islam se-Asia itu menjelaskan tentang kemerdekaan Indonesia yang penuh dengan keberagaman tetapi penuh dengan kedamaian dan kerukunan.

“Proklamasi kemerdekaan Indonesia terbaik dan terhebat sepanjang sejarah umat manusia di muka bumi ini”, tegasnya.

Dirinya juga menegaskan Islam dan Pancasila tidak sama sekali bertentangan, namun justru saling menguatkan dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. “Islam diturunkan ke bumi tentu dengan maksud dan tujuan. Maksud dan tujuan ini coba dipahami oleh para ulama melalui ayat-ayat Al-Qur’an dan Al-Hadits dan semuanya tertuang dalam Pancasila”, ujarnya.

Ia juga mengajak kepada santri untuk mengembangkan pengetahuannya di berbagai bidang ilmu, hal tersebut dinilai sebagai upaya menghadapi tantangan masa depan. “Saya mengajak kepada adik-adik untuk terus belajar, tidak hanya fokus kepada satu pelajaran saja,” pesannya.

Sementara itu Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP Ir. Prakoso, M.M. memaparkan perlu penguatan Ideologi Pancasila terhadap generasi muda sekarang, mengingat banyaknya pengaruh ideologi-ideologi lain.

BACA JUGA  Punya Ideologi Kuat, HTI Sulit Ditumbangkan

Ia juga mengajak kepada santri untuk selalu mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam berkehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sesuai dengan hobi atau passionnya masing-masing.

“Banyak cara mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila bisa lewat olahraga, musik, kuliner, seni budaya, dan lainnya”, ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama Pimpinan Pondok Pesantren El-Bayan 2 Cilacap, Muchammad Solehudin, M.Pd. mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada BPIP yang sudah berkesempatan menyelenggarakan Pembinaan Ideologi Pancasila untuk santrinya.

“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kedatangan BPIP yang sudah datang ke tempat kami”, ujarnya.

Senada disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Cilacap Taryo, S.Sos., M.Si. mewakili Pj. Bupati Cilacap mengatakan, harus bersyukur karena Pondok Pesantren El-Bayan menjadi pilihan BPIP dalam pembinaan ideologi.

“Adik-adik harus bersyukur karena pondok pesantren ini menjadi pilihan BPIP, padahal lembaga pendidikan di Cilacap sangat banyak dan belum tentu mendapatkan kesempatan”, ujarnya.

Ia menyebut Pancasila sangat relevan dalam segala kondisi, bahkan sangat berkontribusi tentang hubungan harmonisasi antar umat manusia. Pihaknya juga mendorong kepada para santri untuk meningkatkan wawasan kehidupan terutama dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.

Kami juga mengajak kepada seluruh santri untuk memanfaatkan kesempatan ini, sehingga diharapkan dapat menambah dan memperkokoh ideologi kita.

Dalam kesempatan tersebut juga diselenggarakan dialog dengan menghadirkan narasumber dari internal dan eksternal BPIP. 

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru