Skip to content
Harakatuna.com
  • X
  • Instagram
Kirim Tulisan

  • Editorial
  • Agenda
  • Khazanah
    • Inspiratif
    • Ekonomi Syariah
      Artikel yang membahas tentang ekonomi syariah
    • Literasi
    • Opini
    • Perempuan
    • Perspektif
    • Resensi Buku
    • Resonansi
    • Suara Pembaca
    • Telaah
  • Asas-asas Islam
    • Akhlak
    • Al-Qur’an
    • Fikih Islam
    • Hadist
    • Ibadah
    • Sirah Nabawiyah
    • Syariah
    • Tafsir
    • Tasawuf
  • Akhbar
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
  • Islam dan Timur Tengah
    • Islam dan Kebangsaan
    • Ulasan Timur Tengah
  • Milenial Islam

khilafah

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi serta memperkuat keharmonisan antarumat beragama menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang waktunya berdekatan dengan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Menurut Pramono, kedekatan waktu dua hari besar keagamaan tersebut dapat menjadi momentum untuk mempererat kerukunan masyarakat di Jakarta yang dikenal memiliki keberagaman latar belakang agama dan budaya. “Tahun ini perayaan Nyepi hampir bersamaan, berdekatan dengan perayaan Idulfitri yang sebentar lagi kita jalani bersama. Dua perayaan besar yang memiliki makna mendalam bagi umat Hindu maupun umat Islam. Mudah-mudahan perayaan Nyepi maupun Idulfitri dapat berlangsung dengan baik,” kata Pramono di Jakarta, Minggu (15/3/2026). Ia mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk bersama-sama menjaga suasana kota tetap aman, damai, dan kondusif selama rangkaian perayaan keagamaan berlangsung. “Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat dan umat beragama di Jakarta untuk bersama-sama menjaga keharmonisan, toleransi, dan keberagaman agar Jakarta tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu juga berharap umat Hindu di Jakarta dapat menjalankan rangkaian ibadah Nyepi dengan khidmat. Diketahui, Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 pada tahun 2026 diperingati pada Kamis, 19 Maret 2026. Setelah itu, masyarakat juga akan menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang berdasarkan ketetapan pemerintah diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 dan Minggu, 22 Maret 2026. 25 Persen Kendaraan Telah Tinggalkan Jakarta Sementara itu, Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) mencatat sekitar 25 persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta pada Minggu (15/3/2026), atau hari ketiga pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kepala Korlantas Polri, Agus Suryonugroho, mengatakan sebagian besar kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju wilayah Trans Jawa, Bandung, dan Sumatera. “Yang berada di tol sampai saat ini kurang lebih 25 persen sudah meninggalkan Jakarta, baik menuju Trans Jawa, Bandung, maupun Sumatera,” ujar Agus di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026). Ia menambahkan, kondisi arus lalu lintas hingga Minggu siang terpantau cukup terkendali dan belum terlihat adanya kepadatan yang signifikan. Terkait antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Agus mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk mengurai kepadatan. Menurutnya, antrean kendaraan terjadi karena adanya pembatasan waktu penyeberangan antara perayaan Nyepi dan Idulfitri. “Kemungkinan masyarakat akan mendahului penyeberangan, baik dari Ketapang maupun Gilimanuk. Namun Kementerian Perhubungan sudah menyiapkan tambahan kapal untuk mengantisipasi hal tersebut,” jelasnya. Pengamanan Mudik melalui Operasi Ketupat 2026 Lebih lanjut, Agus memastikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tidak hanya berfokus pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga menjamin keamanan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. “Kami menjamin keberangkatan saat mudik berjalan aman hingga masyarakat sampai di tujuan, bertemu keluarga dengan bahagia, dan kembali dengan selamat,” katanya. Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan. Dalam operasi tersebut, Polri menyiapkan 2.746 pos yang terdiri atas 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu yang berfungsi sebagai pusat informasi serta pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan. Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada 185.607 objek vital, seperti masjid, lokasi salat Idulfitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.

Gubernur DKI Ajak Warga Jaga Toleransi jelang Nyepi dan Idulfitri 1447 H

Harakatuna.com. Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi serta memperkuat keharmonisan antarumat beragama menjelang perayaan Hari Raya Nyepi

by

Ahmad Fairozi, M.Hum.

16/03/2026

Maksiat di Malam Lailatul Qadar Apakah Dilipatgandakan? Ini Keterangannya

by

Ahmad Fairozi, M.Hum.

15/03/2026

Menag Ingatkan Pentingnya Harmoni jelang Nyepi, Lebaran, dan Paskah

Harakatuna.com. Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para tokoh agama untuk memperkuat pesan perdamaian, persaudaraan, dan kerukunan di tengah masyarakat. Seruan ini

by

Ahmad Fairozi, M.Hum.

15/03/2026

Densus 88 Ingatkan Bahaya Radikalisasi Anak Melalui Game Online

Harakatuna.com. Pangkalpinang — Penyebaran paham radikalisme kini tidak lagi terbatas pada pertemuan tatap muka atau forum diskusi tertentu. Seiring perkembangan teknologi, penyebaran ideologi

by

Ahmad Fairozi, M.Hum.

15/03/2026

Iran Klaim Tenggelamkan Kapal Tanker AS, Ketegangan di Selat Hormuz Kian Memanas

Iran Klaim Tenggelamkan Kapal Tanker AS, Ketegangan di Selat Hormuz Kian Memanas

Harakatuna.com. Teheran – Televisi pemerintah Iran menayangkan rekaman video yang diklaim memperlihatkan momen serangan rudal Angkatan Laut Garda Revolusi Iran terhadap sebuah kapal

by

Ahmad Fairozi, M.Hum.

13/03/2026

Prabowo: Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Harus Diusut Tuntas

Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna Bahas Kesiapan Lebaran

Harakatuna.com. Jakarta — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (13/3/2026). Sidang tersebut akan dihadiri

by

Ahmad Fairozi, M.Hum.

13/03/2026

Older posts
Newer posts
← Previous Page1 … Page25 Page26 Page27 … Page469 Next →

Latest Post

Houthi Klaim Serang Bandara Abha, Ancam Targetkan Infrastruktur Strategis Arab Saudi

14/07/2026

Houthi Klaim Serang Bandara Abha, Ancam Targetkan Infrastruktur Strategis Arab Saudi

Densus 88 Pastikan Ancaman Bom SDN di Jagakarsa Bukan Aksi Terorisme

14/07/2026

Densus 88 Pastikan Ancaman Bom SDN di Jagakarsa Bukan Aksi Terorisme

Pengamat Soroti Pengawasan Eksnapiter Usai Ledakan di Tasikmalaya, Desak Evaluasi Sistem Pembinaan

14/07/2026

Pengamat Soroti Pengawasan Eksnapiter Usai Ledakan di Tasikmalaya, Desak Evaluasi Sistem Pembinaan

Hizbut Tahrir

13/07/2026

Mengapa Hizbut Tahrir Kurang Berkembang di Suriah?

Reset, Reconnect, dan Rebranding Propaganda Khilafah di Era Digital

13/07/2026

Reset, Reconnect, dan Rebranding Propaganda Khilafah di Era Digital

KemenPPPA Kawal Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang, 27 Orang Jadi Tersangka

13/07/2026

KemenPPPA Kawal Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang, 27 Orang Jadi Tersangka

Kebangsaan Generasi Muda

13/07/2026

Menelisik Etika Kebangsaan Generasi Muda di Era Polarisasi

Densus 88 Gandeng Tokoh Lintas Agama Perkuat Pencegahan Radikalisme di Mamuju Tengah

13/07/2026

Densus 88 Gandeng Tokoh Lintas Agama Perkuat Pencegahan Radikalisme di Mamuju Tengah

Trump Ancam Musnahkan Iran jika Ada Upaya Pembunuhan terhadap Dirinya

12/07/2026

Trump Ancam Musnahkan Iran jika Ada Upaya Pembunuhan terhadap Dirinya

Pemerintah

12/07/2026

Pemerintah Banyak Tingkah Memancing Radikalisme

Popular

Densus 88 Tangkap Terdugga Teroris Afiliasi JI

Bus Pembawa Anak-Anak Jadi Target Bom Saudi di Yaman, 29 Orang Tewas

Catatan Akhir Tahun 2019: Terorisme Musuh Semua Negara dan Agama

Dalil Doa dan Amalan Mengusap Mata Saat Adzan

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Bagi Istri, Ridho Allah Itu Ada Pada Ridho Suami

Hadis Nabi, Di Akhir Zaman Islam Tinggal Nama Saja

Berapa Usia Para Istri Rasulullah Ketika Dinikahi? Ini Jawabannya

Harakatuna ©2026

Maintenance and Developed by Pondokgue Digital

Perdoman Media Siber Redaksi

KIRIM TULISAN