Skip to content
Harakatuna.com
  • X
  • Instagram
Kirim Tulisan

  • Editorial
  • Agenda
  • Khazanah
    • Inspiratif
    • Ekonomi Syariah
      Artikel yang membahas tentang ekonomi syariah
    • Literasi
    • Opini
    • Perempuan
    • Perspektif
    • Resensi Buku
    • Resonansi
    • Suara Pembaca
    • Telaah
  • Asas-asas Islam
    • Akhlak
    • Al-Qur’an
    • Fikih Islam
    • Hadist
    • Ibadah
    • Sirah Nabawiyah
    • Syariah
    • Tafsir
    • Tasawuf
  • Akhbar
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
  • Islam dan Timur Tengah
    • Islam dan Kebangsaan
    • Ulasan Timur Tengah
  • Milenial Islam

Eks Napiter

BNPT Temui Umar Patek, Tegaskan Deradikalisasi Berjalan Humanis dan Kolaboratif

Harakatuna.com. Surabaya— Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus menunjukkan komitmennya dalam menerapkan pendekatan deradikalisasi yang humanis dan kolaboratif. Hal ini ditegaskan dalam kunjungan Kepala

by

Ahmad Fairozi, M.Hum.

18/04/2025

BNPT Harapkan Penyintas Bom Bali Lakukan Pendampingan

Harakatuna.com. Jakarta – BNPT mengharapkan para penyintas yang sudah terlatih dapat memberikan pendampingan dan dukungan psikologis kepada penyintas lain lainnya sesaat setelah aksi

by

Ahmad Fairozi, M.Hum.

18/09/2023

BNPT Ajak Eks Napiter Perkuat Komitmen Sukseskan Program Deradikalisasi

BNPT Ajak Eks Napiter Perkuat Komitmen Sukseskan Program Deradikalisasi

Harakatuna.com. Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT) RI mengajak para mitra deradikalisasi atau eks narapidana terorisme (napiter) di Surakarta, untuk

by

Harakatuna

24/07/2023

Tim Densus 88 Tangkap Eks Napiter yang Berulah Kembali

Harakatuna.com. Jakarta – Pria berinisial ABU (52) diamankan tim Densus 88 Anti Teror di Surabaya, Jawa Timur. Ini merupakan penangkapan kedua setelah 2006

by

Ahmad Fairozi, M.Hum.

05/06/2023

BNPT RI Bekali 57 Eks Napiter Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama

BNPT RI Bekali 57 Eks Napiter Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama

Harakatuna.com. Jakarta – Sebanyak 57 mantan narapidana terorisme atau mitra deradikalisasi bersama keluarganya  dari wilayah Jawa Tengah mendapat pembekalan wawasan kebangsaan dan moderasi

by

Harakatuna

17/03/2023

Jambi – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Subdit Bina Masyarakat, Direktorat Deradikalisasi terus melakukan program penguatan rasa nasionalisme kepada para mitra deradikalisasi atau eks narapidana terorisme (napiter). Ada empat poin penguatan nasionalisme itu adalah komitmen kebangsaan, toleransi terhadap keberagaman, menghargai budaya dan kearifan lokal, serta menjaga perdamaian. “Pancasila bukanlah Agama dan Pancasila tidak untuk menggantikan Agama. Tetapi Pancasila adalah dasar, Pancasila adalah ideologi yang mempersatukan bangsa yang digali dari nilai-nilai luhur bangsa dan budaya” ungkap DIrektur Deradikalisasi BNPT Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, S.E., M.M., saat silaturahmi BNPT bersama Mitra Deradikalisasi di Jambi, Kamis (2/3/2023). Kegiatan ini dihadiri oleh 16 Mitra Deradikalisasi beserta keluarga yang berasal dari Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Batanghari, dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Selain Mitra Deradikalisasi, juga hadir aparat hukum wilayah dan unsur Pemerintah Daerah Jambi, di antaranya Kabinda Provinsi Jambi, Wakil Direktur Intelkam Polda Jambi, serta jajaran dari Korem 042/Garuda Putih, BAIS Jambi, Bakesbangpol Provinsi Jambi, Polresta Jambi, dan Kodim 0415/Jambi. Nurwakhid juga mengajak para mitra deradikalisasi agar benar-benar memahami konteks Hukum Allah yang dulu dijadikan pegangan saat terlibat kasus terorisme. Ia menjelaskan bahwa Hukum Allah adalah hukum untuk kemaslahatan dan hukum yang melarang kemudlaratan.Artinya adalah hukum yang memuat semua perintah Allah dan semua larangan Allah. Hukum-hukum yang melarang kemudlaratan dan menyuruh melakukan kemaslahatan “Ketika teman-teman dulu menganggap negara ini sebagai negara kufar atau kafir karena belum berhukum Allah, pertanyaaan saya, larangan Allah mana yang tidak dilarang di Indonesia? Perintah Allah yang mana yang tidak dibolehkan negara Indonesia?” tanya Nurwakhid. Ia menegaskan bahwa suatu negara jelas harus sesuai Syariat Allah. Dan Indonesia sudah menerapkan syariat tersebut. Contohnya seperti istilah dalam Bahasa Jawa, molimo atau 5 M yaitu main, mendem, madon, madat, dan maling. Semua 5M itu dilarang tegas di Indonesia. “5M itu dilarang di Indonesia karena agama melarang, berzinah dilarang karena agama juga melarang.mencuri, korupsi dilarang karena agama melarang, Narkoba dilarang. Semua yang dilarang Allah dilarang di negara ini,” tukasnya. Artinya, ungkap Nurwakhid, bahwa bangsa Indonesia sejatinya sudah sesuai dengan syariat Alllah. Kalau pun masih ada yang melanggar atau salah tentu sama-sama harus diperbaiki. Tapi dengan cara yang benar dengan amar ma’ruf nahi munkar Selain itu, Direktur Deradikalisasi BNPT juga memberikan pesan kepada para Mitra Deradikalisasi untuk meningkatkan toleransi di tengah keberagaman yang ada di Indonesia, khususnya di Jambi. “Perbedaan adalah sunatullah dan berdasarkan kehendak Allah. Maka kita harus menghormati perbedaan. Karena intoleransi sejatinya menuju kesombongan yang bisa membawa kita ke kekafiran,” kata Nurwakhid. Sementara itu, Kabinda Jambi, Brigjen Pol Drs Irawan David Syah, S.H., M.H., berharap kegiatan ini dapat membawa manfaat dan meningkatkan rasa cinta tanah air seperti yang disampaikan oleh Direktur Deradikalisasi BNPT>. “Hari ini kita betul-betul mendapatkan pelajaran luar biasa dari Direktur Deradikalisasi yang memberi pengkayaan ilmu. Saya berharap lewat pertemuan ini, menjadi renungan yang berharga buat kita, supaya kita berkomitmen untuk benar-benar mencintai negara kita, NKRI,” ucap Irawan.

Perkuat Nasionalisme Eks Napiter, BNPT: Pancasila Bukan Agama, Tapi Ideologi yang Menyatukan Bangsa

Harakatuna.com. Jambi – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Subdit Bina Masyarakat, Direktorat Deradikalisasi terus melakukan program penguatan rasa nasionalisme kepada para mitra

by

Harakatuna

03/03/2023

Older posts
Page1 Page2 Next →

Latest Post

Jaringan Pendanaan ISIS di Tiga Benua Kembali Dapatkan Sanksi Baru dari AS

23/06/2026

Jaringan Pendanaan ISIS di Tiga Benua Kembali Dapatkan Sanksi Baru dari AS

Optimisme Rahmat sebagai Antitesis Radikalisme

23/06/2026

Optimisme Rahmat sebagai Antitesis Radikalisme

23/06/2026

BNPT Tegaskan Stabilitas Keamanan Jadi Kunci Keberhasilan Pembangunan Nasional

Hukuman yang Sering Tidak Disadari oleh Pelaku Maksiat

23/06/2026

Hukuman yang Sering Tidak Disadari oleh Pelaku Maksiat

23/06/2026

Densus 88 Bekali Guru BK Surabaya Tangkal Radikalisme di Kalangan Pelajar

22/06/2026

Demo dan Bughat: Pilih Ikut Idealisme Mahasiswa atau Pragmatisme Wahabi?

Suriah Dorong Penghentian Perang Lebanon, Al-Sharaa Usulkan Solusi Menyeluruh

22/06/2026

Suriah Dorong Penghentian Perang Lebanon, Al-Sharaa Usulkan Solusi Menyeluruh

Meme Harakatuna (2)

22/06/2026

Reformasi Jilid II dan Tantangan Menjaga Demokrasi

Sekolah Pesantren

22/06/2026

Buruk Sekolah, Pesantren Dibelah

Ancaman Terorisme terhadap Aset Vital jadi Sorotan Lemdiklat Polri

22/06/2026

Ancaman Terorisme terhadap Aset Vital jadi Sorotan Lemdiklat Polri

Popular

Densus 88 Tangkap Terdugga Teroris Afiliasi JI

Bus Pembawa Anak-Anak Jadi Target Bom Saudi di Yaman, 29 Orang Tewas

Catatan Akhir Tahun 2019: Terorisme Musuh Semua Negara dan Agama

Dalil Doa dan Amalan Mengusap Mata Saat Adzan

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Bagi Istri, Ridho Allah Itu Ada Pada Ridho Suami

Hadis Nabi, Di Akhir Zaman Islam Tinggal Nama Saja

Berapa Usia Para Istri Rasulullah Ketika Dinikahi? Ini Jawabannya

Harakatuna ©2026

Maintenance and Developed by Pondokgue Digital

Perdoman Media Siber Redaksi

KIRIM TULISAN