25.1 C
Jakarta

Wilayah Pendudukan Tepi Barat Semakin Tidak Aman

Artikel Trending

AkhbarInternasionalWilayah Pendudukan Tepi Barat Semakin Tidak Aman
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Yerusalem – Kepala badan intelijen Israel Shin Bet Israel, Ronen Bar mengungkapkan keprihatinan tentang hilangnya kendali Otoritas Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat. Berbicara pada konferensi “kontra-terorisme” di Universitas Reichman di Herzliya, Bar memperingatkan tentang kekosongan keamanan yang tercipta di wilayah Palestina yang diduduki Israel.

“Kami telah memasuki semacam lingkaran tertutup. Orang-orang kami melakukan penangkapan setiap malam, dan mendapat kecaman yang dapat menimbulkan korban bagi warga Palestina,” ujar Bar, dilansir Middle East Monitor, Selasa (13/9/2022).

Menurut Bar, ada lebih dari 130 insiden penembakan di Tepi Barat tahun ini. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan 98 insiden pada 2021.

Bar juga menyinggung tentang gangguan umum dalam hukum dan ketertiban. Bar mengatakan, Israel telah melakukan lebih dari 2.000 penangkapan. Sebagian besar penangkapan terkait dengan perdagangan narkoba ilegal.

Pasukan pendudukan Israel telah meningkatkan aktivitas mereka di kota-kota dan desa-desa Palestina. Menurut Bar, peningkatan kehadiran pasukan Israel menunjukkan melemahnya kekuatan dan pengaruh Otoritas Palestina di Tepi Barat.

BACA JUGA  Pemimpin ISIS, Maher Al-Agal Tewas di Suriah

Di bawah Kesepakatan Oslo, Otoritas Palestina bertanggung jawab atas keamanan di kota-kota dan desa-desa Palestina. Bar mengatakan, melemahnya pengaruh Otoritas Palestina terjadi pada semua aspek masyarakat Palestina, termasuk di media sosial.

Bar mengatakan, pemberontakan terhadap pendudukan Israel di ibu kota Palestina, Yerusalem, dan berbagai daerah lain sebagai konsekuensi dari kemarahan yang diekspresikan di luar kendali institusi tradisional.

Israel dan Amerika Serikat (AS) semakin khawatir tentang hilangnya kekuasaan Otoritas Palestina. Pekan lalu pemerintah Israel mengatakan, mereka sedang mempelajari serangkaian opsi  untuk memperkuat kehadiran Otoritas Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat.

Perdana Menteri Israel, Yair Lapid mengadakan rapat untuk menilai situasi keamanan di Tepi Barat. Selain itu, Amerika Serikat juga telah berbicara tentang perlunya upaya untuk mendukung Otoritas Palestina.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru