24.5 C
Jakarta

Pemuda Bersama Tokoh Agama Cegah Bahaya Radikalisme

Artikel Trending

Harakatuna.com. Ambon-Dalam rangka cegah bahaya radikalisme dan terorisme pada generasi  muda di kota Ambon, berbagai langkah dan upaya dilakukan salah satunya adalah mengadakan Focus Group Discussion bersama Ketua MUI Maluku, ketua FKPT Maluku dan para pemuda Kapaha Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Focus Group Discussion yang berlangsung di Masjid Al-Hijrah, Kapaha pada Rabu 29/07/2020 mengangkat tema Bersama Menangkal Bahaya Paham Radikalisme, Terorisme di Kota Ambon, menghadirkan pembicara ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Abdulah Latuapo dan ketua FKPT Maluku  Abdul Rauf.

Ketua MUI Maluku Abdulah Latuapo, disela-sela kegiatan acara berlangsung kepada tim DMS Media Group, secara tegas mengatakan paham Radikalisme dan Terorisme dapat membuat seseorang terjerumus dalam sesat dan hal itu juga bertentangan dengan ajaran agama dan norma-norma sosial kemanusiaan dalam hidup berbangsa dan bernegara.

Oleh karena itu pada kesempatan ini dirinya selaku ketua MUI Maluku mengajak pemuda di Maluku dan kusus di kota Ambon untuk lebih mewaspadai diri masing-masing dari ajaran dan pemahaman yang dapat menjerumuskan diri mereka melakukan hal-hal yang merugikan banyak orang dan tentunya sangat dilarang oleh agama.

Radikalisme dan terorisme, kata Latuapo, adalah perbuatan yang tidak dapat dibenarkan dalam hal apapaun termasuk dalam ajaran agama, untuk itu para generasi muda diajak untuk lebih waspada dan tetap bersatu dalam menangkal masuknya pemahaman radikalisme dan terorisme pada lingkungan mereka.

“Saya sangat mengharapkan dan menghimbau masyarakat untuk membantu pemerintah sama-sama  menangkal radikalisme dan terorisme karena perbuatan-perbuatan seperti itu hanya membawa kerugian bagi pribadi keluarga maupun kepada bangsa dan Negara, Untuk itu saya menghimbau masyarakat di Maluku khususnya di kota Ambon mari kita bersama-sama menjaga keamanan kedamaian di kota Ambon ini membantu pemerintah menciptakan suatu kondisi yang aman dan nyaman” Ungkap Latuapo.

BACA JUGA  BNPT Samakan Pandangan Penanggulangan Terorisme dengan Forkopimda dan Ulama di Bali

FKPT Gandeng Tokoh Agama Cegah Bahaya Radikalisme

Pada kesempatan yang sama ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Indonesia Timur Abdul Rauf, berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan bukan hanya sebatas pemuda-pemuda. Namun juga melibatkan kelompok-kelompok yang dianggap rentang dan mudah terpengaruh atas ajaran paham radikalisme dan terorisme. Sehingga dari itu bahaya radikalisme dan terorisme dapat diatasi.

Dirinya juga berharap bagi para pemuda yang telah bersama-sama ikut dalam kegiatan Focus Group Discussion dengan mengangkat tema “Bersama Menangkal Bahaya Faham Radikalisme, Terorisme” akan menjadi pilar-pilar untuk menangkal pemahaman yang menyesatkan termasuk juga menjelaskan kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggal masing-masing tentang bahaya ajaran paham radikalisme dan terorisme dalam hidup berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA  Khilafah Islamiyah ala ISIS Hanya Omong Kosong

Diharapkan Para pemuda yang ada di kota Ambon tidak mudah terpengaruh ajaran kelompok-kelompok yang memiliki paham radikal yakni diantaranya mereka yang meiliki fanatisme berlebihan dan sangat intoleran menjadi salah satu ciri utamanya.

Oleh karena itu menjadi tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat terutama para pemuda untuk dapat saling mengingatkan akan pentingnya tetap menciptakan damai dalam hidup di tengah keberagaman. Hal ini dalam rangka untuk mencegah bahaya radikalisme dan terorisme antar sesama makluk sosial dan hal itu adalah Anugerah.

Usai mengikuti kegiatan Focus Group Discussion dengan mengangkat tema “Bersama Menangkal Bahaya Paham Radikalisme, Terorisme”, Warga Kapaha Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, secara bersama-sama dengan tegas mengikrarkan diri menolak ajaran dan paham radikalisme dan terorisme.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru