32.2 C
Jakarta

Tingkatkan Kualitas Anak Muda untuk Bebaskan dari Paham Radikalisme

Artikel Trending

AkhbarNasionalTingkatkan Kualitas Anak Muda untuk Bebaskan dari Paham Radikalisme
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Polisi Boy Rafli Amar menyakini anak muda yang berkualitas bisa terbebas dari radikalisme dan terorisme.

“Dengan kualitas yang baik, generasi muda Papua akan mudah terbebas dari paparan ideologi radikalisme dan terorisme yang menghalalkan kekerasan,” kata Boy Rafli Amar melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (7/10).

Hal tersebut disampaikan Komjen Boy Rafli saat BNPT dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan beasiswa kepada 60 orang mahasiswa Papua.

Ia mengatakan kekerasan di Papua hingga kini masih terus berlangsung. Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua yang sering menebar kekerasan dan ketakutan sudah dimasukkan pemerintah sebagai kelompok teroris.

Oleh karena itu, lanjut Kepala BNPT, generasi muda di Bumi Cenderawasih harus berkualitas agar tidak mudah terpapar radikalisme dan terorisme yang berlawanan dengan nilai-nilai Pancasila.

BACA JUGA  Merdeka dari Intoleransi dan Radikalisme Masih Jadi Pekerjaan Rumah Kita

Boy Rafli menegaskan bahwa Indonesia akan memasuki bonus demografi dengan usia produktif lebih dominan. Jika usia produktif tersebut terdidik dan berkualitas maka Indonesia bisa menyongsong Indonesia emas.

“Ini bisa membawa kemajuan Papua di masa mendatang,” kata mantan Kapolda Papua tersebut.

Boy Rafli juga menyakini dengan kualitas sumber daya manusia yang baik maka generasi muda di Papua secara sadar akan melakukan sesuatu untuk melawan radikalisme dan terorisme.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIV (LLDIKTI) Dr. Suriel Mofu mengapresiasi upaya BNPT yang hadir untuk Papua.

Ia optimistis program beasiswa yang diberikan kali ini menjadi modal berharga bagi generasi muda Papua untuk melawan radikalisme dan terorisme dari hulu hingga hilir.

“Kualitas sumber daya manusia jadi modal bangsa ini menjadi bangsa yang berkualitas. Mereka secara sadar memutuskan melakukan sesuatu untuk melawan radikalisme dan terorisme,” kata Suriel.

Ahmad Fairozi
Ahmad Fairozihttps://www.penasantri.id/
Mahasiswa UNUSIA Jakarta, Alumni PP. Annuqayah daerah Lubangsa

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru