28.2 C
Jakarta

Tiga Tanda Orang Meraih Kebahagiaan dalam Islam

Artikel Trending

Asas-asas IslamSyariahTiga Tanda Orang Meraih Kebahagiaan dalam Islam
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com – Salah satu tujuan utama manusia hidup di dunia adalah untuk meraih kebahagiaan. Setiap manusia pasti mendambakan kebahagiaan. orang-orang bekerja dan  berkarya, tiada lain untuk mencari kebahagiaan. Lantas sebenarnya bagaimana sih tanda-tanda orang meraih kebahagiaan. Berikut 3 tanda orang meraih kebahagiaan menurut Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad bersabda

   قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ، وَرُزِقَ كَفَافًا، وَقَنَّعَهُ اللهُ بِمَا آتَاهُ

Artinya: “Sungguh beruntung orang yang masuk Islam, diberi kecukupan rezeki, dan diberikan qanaah oleh Allah atas apa yang diberikan kepadanya”. [HR. Muslim]

Dalam hadis ini bisa diketahui bahwa tanda orang meraih kebahagiaan itu ada tiga

Pertama, tanda orang bahagia itu, ia beragama Islam. Islam menjadi syarat utama seseorang meraih kebahagiaan baik di dunia terlebih lagi di akhirat. Sebaik-baiknya seseorang jika di dunia tidak bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah maka kebaikannya akan sia-sia di akhirat. Kata Aslama dalam hadis di atas setidaknya mempunyai dua rujukan pertama jelas adalah orang yang masuk agama Islam, dan yang kedua adalah orang yang menebarkan kedamaian.

BACA JUGA  Mati Meninggalkan Hutang, Bagaimana Pelunasan Hutangnya Dalam Islam?

Seseorang tidak akan pernah merasakan kebahagiaan jika dalam hatinya tidak tertanam kedamaian dan berusaha juga menyebarkan kedamaian. Coba bayangkan orang yang hatinya terbersit rasa kebencian pasti tidak akan pernah merasakan kebahagiaan. Bagaimana mau bahagia setiap melihat sesuatu yang dibencinya pasti akan merasakan sakit hati. Oleh karenanya damaikanlah hati agar bisa bahagia

Kedua, orang yang diberi rizki berkecukupan. Tidak dipungkiri bahwa salah satu -tanpa mengabaikan yang yang lain-  ukuran kebahagiaan seseorang ditentukan dari rizkinya. Orang yang diberikan rizki yang berkecukupan cenderung merasa damai. Namun demikian berlimpahnya rezeki ini belum akan merasakan kebahagiaan sebelum diikuti tanda yang ketiga yaitu qonaah terhadap rizki yang diberikan.

Ketiga, qonaah terhadap rizki yang diberikan. Orang yang berlimpahan rizki kalau tidak memiliki qonaah atau merasa cukup pasti tidak akan bahagia.

Dengan demikian orang yang ingin meraih kebahagiaan harus ada ketiga hal tersebut dalam dirinya.

Ahmad Khalwani, M.Hum
Ahmad Khalwani, M.Hum
Penikmat Kajian Keislaman

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru