31.4 C
Jakarta

Tahun Baru dan Seruan Malaikat di Pagi Hari

Artikel Trending

Asas-asas IslamTasawufTahun Baru dan Seruan Malaikat di Pagi Hari
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com – Tahun baru 2023 baru saja kita lalui bersama. Hingga tulisan ini tiba, tepatnya tanggal 1 tahun 2023, pukul 23.12 WIB, gegap gempita tahun baru masih terasa membahana. Sebenarnya apa sih yang membuat tahun baru begitu riuh gemanya seantero dunia. Simaklah hampir tiap kota, provinsi bahkan negara merayakan tahun baru. Jika dicermati secara mendalam, yang membuat riuh tahun baru selalu menggema adalah harapannya.

Iya benar, yang membuat suasana tahun baru begitu terasa spesial adalah harapan. Tahun baru adalah harapan untuk menancapkan cita-cita yang akan dicapai dan target yang akan dikuasai. Dalam Islam sendiri, tahun baru setidaknya bisa dimaknai sebagai titik awal untuk mewujudkan harapan hidup bahagia kelak di akhirat. Dalam Al-Quran disebutkan

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan”.

Dalam ayat ini, Allah memerintahkan manusia untuk melihat apa-apa saja yang telah dilakukan untuk mencapai kebahagiaan di hari esok. Mungkin tahun baru adalah titik awal untuk melihat ke dalam diri sendiri tentang apa yang telah dilakukan dimasa lalu dan apa yang akan dilakukan untuk menuju masa depan.

Dalam ayat tersebut, diterangkan bahwa Allah itu maha teliti terhadap segala perbuatan yang dilakukan oleh manusia. Oleh karenanya, dalam menyongsong harapan ke depan, manusia harus memperinci dengan detail apa-apa saja yang harus dipersiapkan, jangan sampai manusia berjalan ke depan tanpa persiapan.

Tahun Baru dan Tiga Seruan Malaikat

Tentu dalam menyongsong masa depan yang penuh harapan ini manusia harus menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. Salah satu bekal untuk menyongsong hari esok yang lebih baik adalah memperhatikan seruan malaikat yang dilakukan setiap pagi hari. Dalam sebuah hadis Nabi Muhammad disebutkan

ما طلعت شمسٌ قط إلَّا بعث بِجنبَتَيها ملكانِ ينادِيان يُسمعان أهلَ الأرضِ إلَّا الثقلينِ يا أيُّها الناسُ هلُموا إلى ربِّكم فإنَّ ما قلَّ وكفى خيرٌ مما كثُر وألْهَى

Artinya: “Tidaklah matahari terbit kecuali Allah mengirim 2 malaikat yang berseru, didengar oleh semua makhluk kecuali jin dan manusia: “Wahai manusia, segeralah menuju Tuhan kalian. Sungguh rezeki yang sedikit tapi mencukupi lebih baik dari pada banyak tapi melalaikan”

ولا آبت شمسٌ قطُّ إلَّا بعث بِجنبَتَيها ملكان ينادِيان يُسمعانِ أهلَ الأرضِ إلَّا الثَّقلينِ اللَّهمَّ أعط منفقًا خلَفًا وأعطِ ممسِكًا تلَفًا

Artinya: “Dan tidaklah matahari terbit kecuali Allah mengirim 2 malaikat yang berseru, didengar oleh semua makhluk kecuali jin dan manusia: “Ya Allah, berilah harta pengganti bagi orang yang infak. Dan binasakan harta orang yang menggenggam hartanya” (HR Ahmad dari Abu Dardak)

Dari hadis ini sangat jelas apa yang diserukan malaikat setiap pagi menjelang. Dikatakan dalam hadis tersebut bahwa malaikat pasti setiap pagi akan menyeru hal tersebut. Hal tersebut adalah

Pertama, bersegeralah menuju Allah

Kedua, mengingatkan rezeki sedikit yang mencukupi itu lebih baik dari banyak yang melalaikan

Ketiga, Allah mengganti harta yang diinfakkan dan menghancurkan orang yang pelit untuk berinfak

Walhasil, tahun baru ini, mungkin bisa dijadikan pijakan untuk menyongsong harapan ke depan. Tentunya dalam menyongsong harapan ini, setiap harinya haru selalu mengingat apa yang diserukan malaikat setiap paginya ini. Semoga dengan selalu mengingat seruan malaikat setiap pagi, harapan kita untuk hidup bahagia kelak disurga akan mudah dicapai, Amin,

Ahmad Khalwani
Ahmad Khalwani
Penikmat Kajian Keislaman

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru