Soal Berita Hoaks, Ridwan Kamil: Kita Harus Melakukan Cek dan Ricek


0
2 shares

Harakatuna.com. Bandung-Gubernur Jawa BaratRidwan Kamil mengingatkan kepada masyarakat untuk senantiasa mencari persamaan dalam perbedaan.

Menurutnya, apabila ada perbedaan hendaknya tidak diperdebatkan berkepanjangan agar tidak terjadi perpecahan satu sama lain.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil saat memberi sambutan di acara ‘Jawa Barat Bermunajat untuk Keselamatan Negeri’ pada Minggu 26 Januari 2019 di Masjid Raya Jawa Barat, Bandung.

“Saya mengimbau kepada jemaah agar selalu mencari persamaan diantara perbedaan. Untuk itu, jika ada perbedaan satu sama lain maka seharusnya tidak perlu diperdebatkan agar tidak pecah,” kata Ridwan Kamil.

Mantan Wali Kota Bandung itu menuturkan, bahwa masyarakat Jawa Barat harus juara dalam berbagai aspek yakni dalam lahir dan batin. Ia mengatakan bahwa memiliki program agar ulama-ulama dapat memiliki keahliam berbahasa Inggris.

“Agar ulama Indonesia dapat menyebarkan Islam damai di luar negeri. Selain itu juga terdapat program kredit mesra bagi jamaah masjid se-Jawa Barat,” tuturnya.

Masih kata Ridwan Kamil, dirinya juga berharap kepada masyarakat khususnya jemaah Jawa Barat Bermunajat untuk Keselamatan Negeri’ agar tidak mudah percaya kepada berita bohong atau hoaks yang berseliweran di media sosial.

“Kita harus melakukan cek dan ricek terhadap berita-berita tersebut. Dengan begitu kerukunan antar sesama tetap terjaga,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang mengatakan munajat merupakan doa seperti yang diungkapkan oleh Ridwan Kamil.

Ia menegaskan bahwa musuh dari munajat adalah perbuatan yang bertentangan dengan agama.

“Untuk itu jika sedang berdoa wajib untuk tetap menjaga perilakunya salah satunya menghindari menyebarkan berita hoaks. Berita hoaks tersebut dapat berdampak luas karena menurunkan kehormatan seseorang,” ujar Zainul Majdi.

Baca Juga:  Prof. Karomani: Negeri Ini Warisan Ulama Bukan Yang Teriak Khilafah

Zainul Majdi mengatakan, Rasulullah SAW mengingatkan bahwa menyebarkan berita hoax dapat menyebabkan pertanggung jawaban yang berat kepada Allah SWT.

Berita hoaks tersebut dapat menyebabkan ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah. Oleh karenanya ia menghimbau agar para jamaah dapat lebih bijak dalam memilah berita.

“Teknologi saat ini menjadi mudah bagi masyarakat dalam mengakses apapun, sehingga kita perlu menjadikan teknologi tersebut sebuah kemajuan yang bermanfaat bagi sesama,” tuturnya.

 


Like it? Share with your friends!

0
2 shares

What's Your Reaction?

Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Wow Wow
0
Wow
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Harakatuna

Harakatuna merupakan media dakwah yang mengedepankan nilai-nilai toleran, cerdas, profesional, kritis, faktual, serta akuntabel dengan prinsip utama semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasar pemahaman Islam: rahmat bagi semua makhluk di dunia.