26.3 C
Jakarta
Array

Sikap Muhammadiyah Terhadap Pengusung Khilafah

Artikel Trending

Sikap Muhammadiyah Terhadap Pengusung Khilafah
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Sikap Muhammadiyah Terhadap Pengusung Khilafah

Harakatuna.com. Jakarta. Penolakan terhadap gerakan khilafah itu antara lain disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin yang mengatakan khilafah tidak cocok untuk diterapkan di Indonesia.

Din Syamsuddin merupakan salah satu tokoh Islam yang diundang hadir dan memberikan ceramah dalam acara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Gelora Bung Karno, Minggu (12/8) kemarin.

Acara yang mengusung kekhilafahan itu bertajuk Konferensi Khilafah Indonesia (KKI), dihadiri sekitar seratus ribu umat dari berbagai pelosok Indonesia, juga beberapa tamu asing.

Din Syamsuddin mengatakan,”Silakan saja HTI menganggap Khilafah Islamiyah sebagai kepemimpinan Islam. Tetapi dalam Islam, makna khilafah sangat luas dan banyak persepsi. Misalnya, setiap orang adalah khalifah atau pemimpin dalam dirinya sendiri.”

Karena itu, acara KKI yang dihadirinya sebagai penceramah, menurut dia hanya memenuhi undangan, meski sejumlah tokoh Islam lain yang dijadwalkan hadir tidak datang.

“Kedatangan saya tidak ada kaitannya dengan politik. Saya hadir di sini atas undangan dan kita harus menjaga hubungan baik dengan sesama umat Islam,” kata Din Syamsuddin.

ANTARA.COM

 

 

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru