Setelah Pemilu, Kita Jahit Kembali Persatuan


0
2 shares

Harakatuna.com. Jakarta-Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI Zulkifli Hasan bersama istri dan dua anaknya mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) 167, di dekat kediamannya, di kawasan Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (17/4/2019).

Keluarga Zulkifli datang dengan berjalan kaki sekitar 300 meter dari kediamannya menuju TPS. Mereka kompak berseragam putih dengan aksen batik berwarna biru.

Suasana antrean pencoblosan saat itu cukup lengang. Setelah Zulkifli sekeluarga mendaftarkan diri, mereka langsung menuju bilik suara untuk mencoblos kertas surat suara.

Zulkifli berharap pemilu berjalan dengan lancar dan damai. Seusai pemilu, hal penting lainnya adalah persatuan dapat dirajut kembali.

“Inginnya pemilihan umum berjalan bebas, rahasia, jujur, dan adil. Kalau itu terlaksana, insya Allah hasilnya damai dan legitimate (absah),” kata Zulkifli seperti dikutip Antara.

“Tentu yang terpilih siapa, itu penting. Lebih penting lagi setelah terpilih, kita bisa menjahit kembali Merah Putih, menjahit kembali persatuan, bisa merukunkan kembali yang beda, bisa memperkuat lagi ikatan kebangsaan kita,” lanjut dia.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 167 Niniek Setyowati, menyebut Zulkifli Hasan beserta istri dan anak ketiganya, Ray Zulhan Farras N, terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) di TPS tersebut.

Anak perempuannya, Zita Anjani, masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTb) karena pindah memilih dari yang terdaftar di kediamannya.

“Anaknya mengurus sendiri untuk formulir A5-nya, domisili di Kemang tetapi urus A5 sendiri, tidak melalui saya,” ujar Niniek.

Sumber; Kompas

 

Baca Juga:  Pengurus FSTM Kementerian/Lembaga dan BUMN Dilantik, Begini Komitmennya

Like it? Share with your friends!

0
2 shares

What's Your Reaction?

Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Wow Wow
0
Wow
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Harakatuna

Harakatuna merupakan media dakwah yang mengedepankan nilai-nilai toleran, cerdas, profesional, kritis, faktual, serta akuntabel dengan prinsip utama semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasar pemahaman Islam: rahmat bagi semua makhluk di dunia.