31.7 C
Jakarta

Serial Pengakuan Eks ISIS (XLIX): Eks ISIS Amar Hussein Pernah Melakukan Pemerkosaan dan Pembunuhan selama Gabung dengan ISIS

Artikel Trending

Islam dan Timur TengahIslam dan KebangsaanSerial Pengakuan Eks ISIS (XLIX): Eks ISIS Amar Hussein Pernah Melakukan Pemerkosaan...
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Organisasi teroris internasional yang eksis adalah Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Doktrin ISIS sudah tersebar di belahan dunia. Banyak korban yang terpapar dan memilih bergabung dengannya. Meski pada akhirnya para korban ini bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Mereka tebus dosa sosialnya dengan melakukan deradikalisasi.

Seorang yang terpapar doktrin ISIS adalah Amar Hussein. Hussein yang kini memasuki usia 21 tahun, memulai karirnya sebagai seorang militan ISIS ketika dia berusia 14 tahun. Dia tertarik untuk melakukan jihad, setelah mendengar pengkhotbah masjid setempat. Ia kemudian bergabung dengan Alqaedah dan menunggu proses hukum sebagai anggota ISIS, yang merupakan cabang Alqaedah.

Hussein adalah korban dari segala kesulitan hidup. Ia adalah hasil dari anak ‘broken home’ yang hidup dalam kemiskinan di kampung halamannya di Mosul. Ia tidak punya uang. Tidak ada yang mendidiknya dalam kebenaran, sehingga ia tidak tahu ini salah, ini benar. Ia memang punya teman, tapi tidak memberikan nasihat.

Hussein masih ingat selama bergabung dengan ISIS. Ia mengaku telah memperkosa lebih dari 200 perempuan dari minoritas Irak dan kini menunjukkan beberapa penyesalan. Perbuatan picik itu ia lakukan karena mengikuti arahan komandan lokal ISIS yang memperbolehkan dia dan militan lainnya untuk memperkosa perempuan Yazidi dan perempuan lain sebanyak apapun yang mereka inginkan.

BACA JUGA  Prof. Azyumardi Azra dan Perjuangannya dalam Menyelamatkan Indonesia dari Paham Radikal

Hussein mengaku ia pindah dari rumah ke rumah di beberapa kota di Irak untuk melakukan pemerkosaan, saat ISIS meraih kejayaan di negara tersebut. Para pejabat keamanan Kurdi mengatakan mereka memiliki bukti Hussein telah memperkosa dan membunuh banyak korban, tetapi mereka belum mengetahui pasti jumlah korbannya. Kemudian, Intelijen Kurdi menangkap Hussein dan sejumlah militan ISIS selama melakukan serangan di kota Kirkuk pada Oktober lalu. Sebanyak 63 militan ISIS tewas di kota itu.

Berdasarkan saksi dan pejabat Irak, para militan ISIS mulai memperkosa perempuan Yazidi di Irak utara pada 2014 lalu. Militan banyak menculik perempuan Yazidi dan membunuh saudara laki-laki mereka. Salah satu pelakunya adalah Hussein yang mengaku pernah menewaskan sekitar 500 orang sejak bergabung dengan ISIS pada 2013. Ia menembak siapa pun yang ia inginkan untuk ditembak dan memenggal siapapun yang ia perlu untuk dipenggal.

Kini Hussein dihukum dalam penjara. Di tempat inilah ia mulai sadar bahwa segala perbuatan keji yang ia lakukan tidak benar. Ia memilih bertobat. Di dalam sel penjara dia menghabiskan waktunya membaca Al-Qur’an sepanjang hari dan selalu berdoa agar dapat menjadi orang yang lebih baik.[] Shallallah ala Muhammad.

*Tulisan ini disadur dari cerita Eks ISIS Amar Hussein yang dimuat di media online Republika.co.id

Khalilullah
Khalilullah
Penulis kadang menjadi pengarang buku-buku keislaman, kadang menjadi pembicara di beberapa seminar nasional

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru