24.9 C
Jakarta

Sebuah Harapan (Bagian VII)

Artikel Trending

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Revolusi Akhlak Butuh Wali Mursyid Bukan Imam Besar

Pidato Rizieq Shihab pada acara Reuni Aksi Bela Islam 212 kemarin, terlihat daya juang Rizieq Shihab mulai melemah. Dari suaranya, seperti orang sedang sakit....

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Wudhu Menurut aL-Qur’an dan Sunah

Wudhu merupakan ritual penting dalam Islam untuk menjaga kesucian dalam beribadah. Perintah dan dasar landasan berwudhu berangkat dari firman Allah swt dalam QS al-Maidah...

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah Usai Kuliah Subuh, para santri yang menonton tayangan Khazanah dari sebuah stasiun televisi terlibat kegaduhan karena saling berkomentar tentang...

Apa Itu MaʻRûf dan Apa Itu Munkar

Kedua kata maʻrûf dan munkar merupakan kata yang berasal dari bahasa Arab. Kemudian keduanya diserap ke dalam bahasa Indonesia. Sehingga penulisan keduanya dalam Kamus...

Mengintip Senja Berdua – Dua hari seakan dua tahun. Pergantian waktu terasa lama dan membosankan. Diva dibuat galau menunggu balasan surat dari Fairuz. Pikiran bergelombang. Apakah surat itu sudah sampai di tangan Fairuz dan isi surat itu tidak berkenaan di hatinya? Ataukah surat itu masih di tangan pengurus keamanan karena dipersoalkan isinya? Hanya harapan yang terus dirapal.

Ayat demi ayat dibaca berulang-ulang, ditakrir sehingga bacaannya lancar dan meminimalisir kesalahan, karena nanti Diva akan menyetor bacaan Al-Qur’an surah al-Fatihah kepada Nyi Nuh. Diva duduk di belakang beberapa santri sembari menunggu giliran beberapa santri yang datang lebih awal dan menyetor bacaan lebih awal pula.

Mengaji Al-Qur’an di hadapan Nyi Nuh adalah suatu kebanggaan, karena tidak semua santri mendapat kesempatan semacam itu. Ngaji kepada pengasuh pesantren harus melewati beberapa tes seleksi yang ketat mulai dari pengurus bilik pesantren kemudian pengurus pesantren yang sudah mendapat amanat dari pengasuh. Diva memang santri baru, tapi kemampuan tahsin (bacaan Al-Qur’an) sudah dipandang baik sejak sebelum belajar di pesantren, karena di rumahnya, Abah dan Umminya saban hari mengajari Diva membaca dan menghafal Al-Qur’an. Impian terbesar Ummi, Diva menjadi hafidzah (penghafal) Al-Qur’an, sementara Abah mengimpikan Diva menjadi mufasir Al-Qur’an layaknya M. Quraish Shihab. Begitu besar impian orangtuanya yang menyatukan mimpi menghafal dan memahami kalam Ilahi yang kandungannya bak samudera yang luas.

Hari pertama setoran bacaan Al-Qur’an Diva kurang fokus karena surat yang dikirimkan beberapa hari kemarin. Diva tidak mengerti apa yang sedang dirasakan seakan tidak rasional. Mau mengadu ke Nadia rasanya malu. Mau curhat ke Adel dan Hanum takut digojlokin. Bingung rasanya. Hanya hati yang bisa mengerti ke mana perasaan ini berlabuh.

“Diva Rizka Maulia.” Nyi Nuh memanggilnya samar-samar. Diva mendekat. Basmalah dibaca dan kemudian dilanjutkan membaca surah al-Fatihah.

Diva memabacakan penuh penghayatan ditambah menghayati pesan yang tersurat dalam surah itu. Rasanya seperti berbicara langsung dengan penuh harapan kepada Tuhan, pengarang Al-Qur’an. Betapa indahnya pesan Al-Qur’an. Al-Fatihah membuka pintu Diva semakin mencintai Al-Qur’an, bahwa di dalamnya terhidang aneka pengetahuan, baik pengenalan sifat Tuhan maupun permohonan manusia kepada-Nya.

“Khalash,” kata Nyi Nuh sontak.

Seketika itu Diva menghentikan bacaan dengan kalimat “Shadaqallah al-Azim.” Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya!

Diva tetap duduk. Terdiam dengan harapan cemas.

Nyi Nuh menatap Diva dengan mata yang berbinar-binar. “Masya Allah, saya bangga punya santri seperti Ananda Diva. Bacaan Al-Qur’annya bagus. Tajwidnya benar. Bahkan, makhrajnya pun tidak ada yang keliru. Apalagi orangnya cantik.”

“Syukran!” jawab Diva singkat sambil menundukkan pandangan. Tidak kuasa menatap wajah Nyi Nuh. Menatap wajah guru di pesantren adalah suatu ketidaksopanan.

“Besok pagi Diva bisa lanjut ke surah al-Baqarah.” Pesan Nyi Nuh membuat hati Diva lega, karena bacaan al-Fatihahnya dinyatakan lulus. Menyetor bacaan kepada sang guru di pesantren tidak akan dilanjutkan bilamana ayat yang telah dibaca belum dinyatakan lulus.

“Insya Allah!” Diva berucap singkat.

* Tulisan ini diambil dari buku novel “Mengintip Senja Berdua” yang ditulis oleh Khalilullah

Khalilullah
Khalilullah
Lulusan Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Ustadz Maaher dan Tren Ceramah Hinaan

Ustadz Maaher at-Thuwailibi, sebutan ustadz milenial dengan nama lengkap Soni Eranata yang memiliki banyak followers, mulai dari Instagram, Twitter bahkan Facebook. Ini baik, sebab...

Memanas, Iran Akan Serang Pangkalan Israel di Luar Negeri

TEL AVIV - Rezim Zionis Israel mulai khawatir bahwa kepentingan pangkalan Israel di luar negeri akan jadi target yang diserang Iran. Kekhawatiran muncul setelah...

Ulama Harus Tunjukkan Sikap dan Perilaku yang Baik

Harakatuna.com. Jakarta - Dakwah hakikatnya adalah mengajak kepada kebaikan, maka mengajak kepada kebaikan harus dengan cara yang baik. Seperti itulah metode yang dilakukan para...

Tiga Amal Saleh Yang Menyelamatkan Anda

Dalam sebuah hadis yang yang riwayatkan oleh Bukhori dan Muslim terdapat sebuah kisah yang menakjubkan. Yaitu selamatnya tiga orang yang terjebak dalam gua lantaran...

Gabungan TNI dan Polri Tangkap Kelompok Teroris MIT di Kabupaten Sigi

Harakatuna.com. Sigi - Hingga sepekan pascaserangan terorisme di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, aparat gabungan TNI dan Polri mengintensifkan pengejaran kelompok teroris MIT. Tak hanya...

Agar Tidak Bosan Saat Menulis

Writer’s block, sebuah istilah yang diperkenalkan oleh psikoanalis Edmund untuk menggambarkan keadaan penulis yang tidak bisa menggambarkan apapun dalam tulisannya. Situasi seperti ini hampir...

Islam Otentik Menolak Separatisme

Usaha membendung arus separatisme dan radikalisme  tidak bisa dilakukan hanya dengan menolak paham separatisme radikal atau menangkap pelaku teror. Melainkan memerlukan sebuah aksi pemerintah...